SuaraBali.id - Bali United memiliki bomber baru yang akan menghiasi lini depan mereka musim ini. Dia adalah topskor sepanjang masa klub Singapura Tampines Rovers, Boris Kopitovic.
Pemain asal Montenegro itu rela meninggalkan klub yang sudah dibelanya selama lima musim itu untuk berlabuh ke Bali. Kopitovic juga membeberkan alasannya menerima tawaran Bali United meski sudah mengukir torehan 110 gol dan 41 asis bersama Tampines Rovers.
Kopitovic menilai jika Liga 1 memiliki kualitas yang lebih baik dari Liga Premier Singapura. Pemain berusia 29 tahun itu ingin mencoba tantangan yang baru bermain di kompetisi Indonesia.
“Saya pikir Liga indonesia lebih baik, punya kualitas lebih bagus. Saya ingin tantangan baru, saya memasang target dan tujuan yang baru dan saya memutuskan untukk datang ke bali utk mengukir nama saya di Indonesia,” ujar Kopitovic pada Senin (6/1/2025).
Selain karena faktor kompetisi yang lebih menantang, dia juga menjelaskan satu faktor lagi yang membuatnya menilai tawaran dari Bali United terasa menarik.
Hal itu adalah lapangan yang dimiliki Bali United dan klub Indonesia secara umum juga menggunakan rumput alami. Berbeda dari pengalamannya di Singapura yang banyak stadion di sana hanya menggunakan rumput sintetis.
Menurut pengalaman Boris, pemain akan lebih nyaman untuk bermain di rumput alami ketimbang sintetis.
“Di Singapura hanya ada rumput sintetis, jadi sangat sulit untuk pemain. Tapi ini bagus untuk saya,” tuturnya.
Memasuki tim di pertengahan musim, Kopitovic berharap bisa langsung menampilkan performa terbaiknya di bawah asuhan Stefano ‘Teco’ Cugurra. Dia akan bersaing Bersama striker jangkung, Everton Nascimento di lini depan Bali United.
Baca Juga: Tandang Rasa Kandang, Bali United Waspadai Kejutan PSBS Biak
Meski dikontrak 4,5 tahun, dia juga tidak tanggung-tanggung dan berharap bisa membantu klub berjuluk Serdadu Tridatu untuk memenangi Liga 1 musim ini.
“Saya di sini utk memberi energi baru dan membantu tim untuk menang lebih banyak dan semoga saja bisa juara liga musim ini,” tutur dia.
“Tapi target saya adalah untuk mencetak gol, semua striker tugasnya untuk mencetak gol,” pungkas pemain berjuluk Big Bad Boris itu.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa