SuaraBali.id - Seorang perempuan berinisial RR (29) diduga menjadi korban kebrutalan pria asing asal Arab Saudi berinisial AA (38) di Vila Delgado jalan Gunung Athena, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, diduga masalah asmara.
RR yang tak terima dianiaya langsung melapor ke Polsek Denpasar Barat, pada Senin 2 Desember 2024, namun pelaku hingga kini belum ditangkap.
Korban sebelumnya sudah menyerahkan sejumlah alat pendukung penganiayaan tersebut, yakni alat visum dan rekaman kamera CCTV.
RR yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur menghubungi kekasihnya AA melalui via telepon karena tidak kunjung pulang ke villa. Apalagi waktu sudah larut malam.
Namun WNA Arab Saudi tersebut malah mengatakan bahwa dirinya sedang bersama wanita lain yang diakuinya sebagai pacar baru. Kaget mendengar hal itu, RR pergi dari Villa dan memutuskan pacaran dengan AA.
"Korban minta putus, lalu mematikan sambungan telepon. Setelah itu, dia bergegas merapikan pakaiannya untuk angkat kaki dari Villa," ujar sumber, Rabu 18 Desember 2024.
Saat sedang mengemas barangnya untuk pergi dari Vila, AA datang dini hari dan menghalang-halangi korban pergi dari vila. Bahkan, AA menganiaya korban secara membabi buta.
WNA tersebut disebutkan menjambak, memukul dan menendang hingga RR terjatuh. Saat terjatuh wanita ini terus ditendang dan dipukul menggunakan tangan kosong lemas tak berdaya.
"Terlapor menendang dan menjotos korban sebanyak 10 kali. RR mengalami memar pada kedua kelopak mata, bibir, serta pipi, dan tubuhnya kesakitan," ujar sumber.
Baca Juga: TPS di Denpasar Ini Semuanya Dikelola Perempuan Gen Z, Nuansanya Pink
Penganiayaan ini pun terekam CCTV di sekitaran tempat kejadian perkara (TKP).
Saat wanita ini sudah teriak-teriak tapi tetap di aniaya, dijambak dan diseret-seret.
Kapolsek Denbar Kompol Laksmi Trisnadewi yang dikonfirmasi enggan berkomentar banyak terkait kejadian tersebut.
“Ya nanti konfirmasi ke Kasi Humas Polresta Denpasar, biar satu pintu," singkatnya, pada Rabu 18 Desember 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar