SuaraBali.id - Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp8 triliun untuk penerapan program Makan Bergizi Gratis di NTT.
Menurut Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Andriko Noto Susanto hal ini berkaitan dengan rencana penerapan Makan Bergizi Gratis yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
"Jumlahnya cukup besar untuk bisa menggerakkan perekonomian di NTT," katanya kepada wartawan di Kupang, Jumat.
Dengan anggaran yang sangat besar itu nantinya pemerintah akan membentuk pengawas khusus dengan satuan layanan-layanan di NTT.
"Anggarannya nantinya akan langsung dikirim dari pusat ke unit-unit pelayanan. Unit pelayanan itu yang akan mengelola anggaran tersebut," ujar dia.
Menurut Andriko, program Makan Bergizi Gratis yang diterapkan di NTT dengan anggaran sebesar Rp8 triliun tersebut akan memanfaatkan sumber daya lokal di NTT, dengan tujuan agar ekonomi masyarakat lokal meningkat dan semakin baik.
Ia juga menyebut program Makan Bergizi Gratis sudah diusulkan agar NTT menjadi provinsi yang lebih dahulu menerapkannya. Hal ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting atau kekerdilan yang cukup tinggi di NTT.
Hal ini juga sudah dibicarakan dengan Presiden Prabowo Subianto saat Presiden melakukan kunjungan kerja ke Kupang saat milad Muhammadiyah.
"Kemarin waktu pak Presiden ke Kupang juga saya sudah sampaikan dan semoga saja bisa lebih awal penerapannya di NTT," ujar dia. (ANTARA)
Baca Juga: 859 Hektare Lahan Pertanian Rusak Akibat Erupsi, Pemda Khawatir Kesiapan Pangan Tahun Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP