SuaraBali.id - Seorang turis asal Italia bernama Stefano Giovanni menggegerkan warga di sebuah restoran dan vila ternama di Jalan Kencana Resort Banjar Angasari Ungasan, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Bali.
Pasalnya ia diketahui meninggal mendadak. Pria berusia 60 tahun itu diduga meninggal karena sakit.
Peristiwa ini terjadi pada Senin 18 November 2024 sekitar pukul 21.15 WITA. Kejadian baru dilaporkan ke Polisi keesokan harinya, pada Selasa 19 November 2024.
Saat ini, jenazah Stefano sudah diinapkan di RSUP Prof Ngoerah, Denpasar sembari menunggu kepulangan ke negaranya.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, dari pengakuan staff restoran Retno Indah Pratiwi menuturkan sebelumnya ia melihat Stefano keluar dari kamar Villa menuju restoran sekitar pukul 20.00 WITA.
Korban lalu memesan makan dan minuman bersama teman-temannya. Kemudian, sekitar pukul 21.15 Wita, saksi melihat korban tiba-tiba jatuh dari kursi dan tergeletak ke samping kanan.
"Korban langsung diberikan pertolongan pertama oleh tamu dan staf di restoran tersebut," ungkap AKP Sukadi, pada Rabu 20 November 2024 dilansir dari Beritabali.com – jaringan suara.com.
Saat itu terlihat wajah korban berwarna kemerahan. Namun korban tetap tidak ada tanda-tanda nafas dan bergerak.
Selanjutnya, pihak restoran menghubungi pihak rumah sakit BIMC Nusa Dua untuk datang ke TKP.
Baca Juga: Modus Pengelola Lab Narkoba di Bali, Masukkan Bahan Baku Dengan Cara Licik
Sedangkan pemilik restoran Nicola Nicoletti membenarkan korban datang ke restoran sekitar pukul 20.00 Wita. Korban datang ke restoran bergabung dengan 3 temannya yang sudah duduk di table nomor 1.
Selanjutnya, korban memesan Sparkling Water (air soda), makanan fettucini ala Norcina dan minuman wine. Namun untuk minuman Wine dibatalkan karena korban mengaku tidak enak badan.
Saksi owner Nicola mengaku, korban sempat bercerita kepadanya bahwa dia sempat terkena sinar matahari di pantai dan jalan-jalan ke Uluwatu Tample, Kuta Selatan. Karena ada keperluan, saksi lalu meninggalkan korban yang sedang makan bersama teman-temanya.
Beberapa saat kemudian, saksi Nicola menerima kabar dari staf restoran bahwa korban mendadak terjatuh. Saksi lalu menuju ke restoran dan melihat beberapa tamu membantu korban dan ada juga pihak BIMC Nusa Dua.
"Setelah melakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa korban sudah meninggal," ungkap AKP Sukadi.
Tim Identifikasi Polresta Denpasar datang ke TKP untuk melakukan pemeriksaan tubuh korban. Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh pria asal Italia tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa
-
Begini Cara Buronan Interpol Samarkan Diri Jadi Turis di Bali