SuaraBali.id - Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggrebek sebuah spa yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi sesama jenis yang ada di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Pasca digerebek, kondisi Elegantz Spa dan Sauna Bali itu sudah ditutup.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan jika usai digerebek dan didalami, penyelidik Ditreskrimum Polda Bali menemukan dugaan adanya dugaan praktik prostitusi di samping pelayanan spa dan sauna.
Bukti tersebut diperkuat dengan hanya ditemukannya terapis laki-laki dan tidak adanya terapis perempuan. Selain itu, spa tersebut juga disebut hanya menerima pelanggan laki-laki.
“Memang dia menjajakan massage khusus laki-laki dan terapisnya juga laki-laki. Ternyata dalam kegiatan massage tersebut melakukan hal-hal sesama jenis,” ujar Jansen saat ditemui di Mapolda Bali, Selasa (29/10/2024).
Saat ini, Jansen mengonfirmasi jika manajer dari spa tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah ditahan. Namun demikian, Jansen mengaku belum mendapat informasi detail mengenai identitas tersangka.
Dari penyelidikan, diduga spa tersebut sudah beroperasi sekitar setahun. Terlebih, Jansen menyebut selama pandemi Covid-19 tidak ada bisnis serupa yang berjalan.
Sehingga, dugaan bisnis spa prostitusi ini baru bergerak kembali sekitar tahun 2023 pasca Pandemi Covid-19.
“Pastinya yang jelas kita ketahui bersama saat Covid-19 tidak ada. Situasi Covid kegiatan-kegiatan itu memang tidak ada,” tutur Jansen.
“Diduga dimulai kembali pasca Covid. Sekitar 2023 sampai sekarang, jadi hitungannya kurang lebih setahun,” imbuhnya.
Baca Juga: Influencer Perempuan Berinisial S Diduga Miliki Bisnis Prostitusi Terselubung di Kuta
Elegantz Spa juga disebut tidak membatasi asal pelanggannya. Namun, diketahui jika lebih banyak pelanggan berasal dari kalangan turis asing.
Jansen belum mengetahui persis tarif yang dikenakan kepada pelanggan untuk pelayanan prostitusi tersebut. Namun, dia menduga jika tarifnya dapat mencapai sekitar Rp1,5 juta.
“Tidak membatasi, pokoknya tamu yang datang dilayani. Tapi umumnya kalau yang kemarin banyak tamunya dari asing, turis WNA,” pungkasnya.
Selain Elegantz Spa, Polda Bali juga sebelumnya sudah menggrebek Flame Spa dan Pink Palace Spa yang diduga terdapat praktik prostitusi. Namun, Elegantz Spa menjadi spa prostitusi sesama jenis baru yang digrebek.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar