SuaraBali.id - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, NTB diminta untuk terus mengalirkan air baku ke kawasan wisata Tramena saat liburan akhir tahun.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Gili Trawangan, Meno, dan Air (Tramena) Mawardi Khairil mengatakan hal ini bisa dipastikan dan jangan sampai air mati.
"Kunjungan wisatawan sekarang sedang, tapi menjelang akhir tahun dan tahun baru ini kami minta kepastian agar air jangan mati," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/10/2024).
Menurutnya Gili Trawangan saat ini masih mendapatkan suplai air baku, bahkan pada Selasa lalu (22/10), air baku masih mengalir ke pulau tersebut.
Baca Juga: 6 Mahasiswa Tersangka Perusakan Gerbang DPRD NTB Bisa Ditahan Bila Ini yang Terjadi
UPTD Gili Tramena mencatat aktivitas pemesanan tiket berlibur ke Gili Tramena untuk liburan akhir tahun kini sudah mulai dilakukan oleh para wisatawan.
"Pemesanan mulai bulan ini. Kami dapat tebusan surat," ucap Mawardi.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa UPTD Gili Tramena akan terus memperbaharui informasi terkait suplai air baku ke tiga pulau tersebut agar masalah air tidak mengganggu wisatawan.
Menurutnya, kewenangan penuh untuk mengalirkan air ke Gili Tramena ada di tangan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
"Update terakhir forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Lombok Utara sudah sepakat air tidak boleh dimatikan. TCN dan PDAM (perusahaan daerah air minum) yang kerja sama karena tidak ada sumber lain di Gili Trawangan. Air diproduksi oleh TNC, distribusi oleh PDAM," pungkas Mawardi.
Baca Juga: Laporkan Pelanggaran Pilkada di NTB, Pria Ini Malah Diteror OTK
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, masalah krisis air di Gili Tramena terjadi karena pencabutan izin lokasi perairan PT Tirta Cipta Nirwana (TCN) tang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Perusahaan swasta itu terbukti membuang limbah hasil produksi air baku ke laut. Hasil investigasi Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang (BKKPNK) menyatakan limbah yang dibuang ke laut itu mencemari dan merusak terumbu karang yang berada di Gili Trawangan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Harga Tiket Kolam Renang Air Panas Tirta Camelia Pangalengan, Viral di TikTok Jadi Tempat Estetik
-
20 Ribu Warga Berkunjung ke TMII, Air Mancur Goyang dengan Drone Show Digelar Selama Libur Lebaran
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air, Pertamina Bangun Sanitasi Air Bersih di 131 Daerah
-
Harga Tiket Lion Air Jakarta-Makassar dan Jakarta Medan Terbaru
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang