SuaraBali.id - Penjualan AC di Bali mengalami peningkatan signifikan di saat cuaca panas melanda Indonesia teutama Bali.
Agusding Lung, Head of Sales Residential Air Conditioner Midea, mengungkapkan Bali, yang dikenal sebagai destinasi wisata utama di Indonesia, memiliki banyak hotel, vila, dan fasilitas lainnya yang memerlukan pendingin udara.
"Dengan kondisi cuaca yang panas, kebutuhan akan AC di Bali semakin meningkat, dan kami optimis bisa mendukung secara keseluruhan dari sisi arsitek, perhotelan pemerintah termasuk developer juga," ungkapnya saat peresmian Midea Pro Shop keenam di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Kamis (17/10/2024).
Menurutnya pertumbuhan bisnis AC di Bali akan terus meningkat seiring pertumbuhan wisatawan.
Selama pandemi, ia menyebut banyak hotel yang tidak beroperasi, dan banyak unit AC yang mengalami kerusakan akibat kurangnya penggunaan.
Namun demikian, kini dengan kembali meningkatnya tingkat kunjungan turis, ada harapan besar untuk pemulihan ekonomi.
"Kami sangat bersyukur cuaca panas ini memberikan peluang bagi kami. Saat masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu di rumah selama pandemi, kebutuhan akan AC juga meningkat. Kini, penjualan AC kami bahkan naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu," ungkapnya.
Selain AC, penjualan produk home appliances lainnya seperti kulkas dan mesin cuci, yang semakin melengkapi kebutuhan sektor perhotelan.
"AC merupakan produk utama kami, namun kami juga siap mendukung kebutuhan hotel dan rumah sakit dengan produk lainnya. Kombinasi ini memungkinkan kami untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam proyek-proyek besar," imbuhnya.
Baca Juga: Selama Dua Tahun, Sindikat Kartu SIM Ilegal di Bali Mampu Gaji Karyawan Minimal Rp 5 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG