SuaraBali.id - Bentrok antar pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jalan Mataram, Kuta, pada Minggu 1 September 2024 dini hari menyebabkan Marthen Kuri Moto (24) tewas di halaman rumah warga.
Pelakunya adalah Soni Erixson Anda (21). Ia ditangkap di tempat persembunyian di Jalan Sahadewa, Legian, Kuta beberapa jam setelah kejadian.
Marthen Kuri Moto tewas dengan luka tusuk sebanyak 5 kali di bagian dada dan lengan. Diduga penusukan ini gara-gara suara bising knalpot sepeda motor korban saat melintas di depan rumah kos pelaku di Jalan Mataram, Kuta.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, mengatakan kejadian ini terjadi pukul 23.00 WITA. Dua orang pria bermotor awalnya mendatangi kos pelaku Soni Erixson sambil menggeber sepeda motor.
"Saat itu tersangka Soni sedang duduk bersama temannya bernama Markus dan sejumlah orang lainnya. Melihat dua pria tak dikenal itu bertingkah, saksi Markus coba menegur," ujar AKP Sukadi, pada Senin 2 September 2024.
Saksi Markus menegur kedua orang itu dengan mengatakan jangan geber sepeda motor karena di sana ada anak kecil yang sedang tidur.
Namun, kedua orang tak dikenal itu tak terima ditegur. Bahkan, salah seorang pemotor turun dan sempat memaki-maki semua orang yang sedang duduk di teras kos tersebut.
"Setelah memaki-maki, kedua orang pergi," beber AKP Sukadi.
Tak lama kemudian malah datang gerombolan orang yang tak dikenal diduga kelompok dari korban. Tanpa basa-basi orang tak dikenal itu langsung menyerang dengan melempar batu ke arah kos-kosan.
Baca Juga: Kini Terbengkalai, Taman Festival Bali Malah Jadi Spot Wisata Mistis
Tersangka Soni dan teman-temannya melakukan perlawanan. Tersangka Soni membawa badik dan nekat menghadapi sejumlah orang musuhnya itu.
Mendapat perlawanan dari Soni dan kawan-kawannya, gerombolan orang tak dikenal itu termasuk korban Marthen kabur ke arah Jalan Pattimura, Kuta.
Soni yang sudah gelap mata dikuasai amarah melakukan pengejaran. Dalam pengejaran itu dia berhasil menikam Marthen sebanyak lima kali pada bagian dada dan lengan.
"Tersangka Soni menusuk korban sebanyak 5 kali di bagian dada dan lengan," ujarnya.
Dalam kondisi tubuh berdarah-darah, korban Marthen terus berusaha lari menyelamatkan diri. Pria asal Sumba NTT itu masuk ke rumah warga di Jalan Patimura, Kuta, dan tiba-tiba jatuh tersungkur bersimbah darah. Melihat korban masuk ke halaman rumah warga, tersangka Soni memilih melarikan diri.
"Beberapa saat kemudian, korban Marthen Kuri Moto ditemukan warga dalam kondisi meninggal di halaman rumah warga," beber AKP Sukadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M