SuaraBali.id - Menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak pada November mendatang, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto meminta agar aparat mengawasi keterlibatan anak-anak pada saat kampanye.
Hadi mengaku mendapat informasi tersebut setelah bertemu tokoh-tokoh daerah yang menyebut jika banyak ditemukan anak-anak yang mengikuti kampanye. Terlebih, menurutnya keikutsertaan anak-anak pada kampanye salah satunya karena terpapar pengaruh judi online.
“Kemarin saya bertemu tokoh karena di daerah ada menggunakan anak-anak melakukan kampanye, nanti aparat harus menghindari,” ujar Hadi saat ditemui pada Rapat Koordinasi Pilkada Serentak di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Selasa (30/7/2024).
“Jangan gunakan anak-anak di bawah umur karena sekarang anak-anak juga sudah mulai terpapar judi online,” imbuhnya.
Menurutnya, pengaruh paparan judi online terhadap anak-anak dapat dikaitkan dengan motif mereka mengikuti kampanye. Hadi menjelaskan jika anak-anak akan mencari cara untuk melakukan isi ulang agar dapat bermain judi online.
Akibatnya, saat mendapat ajakan untuk menjadi peserta kampanye, anak-anak itu pasti mengiyakan karena ingin mendapatkan imbalan yang akan digunakan mereka untuk melakukan isi ulang.
“Itu dia mau top up (isi ulang) tidak punya uang, maka tindakan berikutnya adalah kemudian ajak untuk melaksanakan kampanye, pasti ikut karena menginginkan imbalan,” tutur Hadi.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, dia meminta aparat TNI dan Polri agar dapat mencegah hal tersebut untuk terjadi.
Selain itu, Hadi juga telah membentuk tim untuk berkoordinasi dengan melibatkan 19 kementerian lembaga untuk mengawasi dan melakukan sosialisasi terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak mendatang.
Baca Juga: Penari Bali Cilik Ini Membuat Warganet Gemas Akan Gerakannya
“Kemenko Polhukam telah membentuk desk koordinasi Pemilu dan Pilkada di dalamnya terdapat 19 kementerian lembaga yang memiliki keterkaitan tugas dalam hal kesiapan penyelenggaraan keamanan, penanganan pelanggaran, dan sosialisasi terkait tahapan Pilkada,” ujarnya.
Kegiatan Rapat Koordinasi tersebut ditujukan untuk mengecek persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak khususnya di wilayah Bali Nusra. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Mendagri Tito Karnavian, KPU, Bawaslu, serta TNI dan Polri.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA
-
HGB Anda Hampir Habis? Jangan Panik, Begini Cara Perpanjang Sertifikat Lewat HP