Menurutnya, di sekitar TKP memang ada beberapa tempat yang sering dijadikan tempat untuk menerbangkan layangan terutama pada saat menjelang perlombaan.
Tumpling mengaku memang terbiasa meihat helikopter pariwisata yang terbang mengelilingi areal Uluwatu. Terlebih menurutnya memang bisnis tersebut sedang berkembang dan diminati.
“Helikopter sering (terbang di sekitar lokasi) karena bisnis helikopter kan banyak juga terutama pariwisata. Lebih dominan yang tour atau foto-foto,” ujarnya.
Namun, dia mengaku peristiwa kemarin menjadi pengalaman pertamanya melihat helikopter yang terbang lebih rendah dari biasanya hingga terjatuh.
Dari kecelakaan tersebut, 5 awak helikopter semuanya dinyatakan selamat dan berhasil dibawa ke rumah sakit. Sementara, penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut akan diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah