SuaraBali.id - Baru-baru ini sosial media kembali dihebohkan dengan keluhan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Selebgram sekaligus model Rita Nurmaliza mengeluhkan pengalaman terakhirnya di Bali.
Ia mengaku bahwa sudah berulang kali berkunjung ke Bali, namun selalu diperlakukan dengan baik, dan ia bahkan menilai Bali tempat yang menyenangkan.
Namun, belakangan ini ia dibuat syok dengan perlakuan salah satu oknum pedagang, yang menurutnya itu sudah sangat keterlaluan. Rita merasa didiskriminasi sebagai turis lokal.
Dalam akun Tiktoknya @rita.nurmaliza, ia menceritakan awal mula terjadinya hal yang tidak disangkanya itu.
Rita saat itu tengah berkunjung ke Pantai Padang-padang, Uluwatu, Bali. Ia mengaku tengah menemani kekasihnya yang sedang surfing.
Sembari me-time, Rita kemudian menyewa payung yang ada di pantai tersebut. Ia juga ingin membeli air kelapa yang dijual di sekitar pantai. Ia kemudian pergi ke salah satu pedagang air kelapa.
“Aku sewalah umbrellanya di situ Rp 100 ribu, pokoknya aku pengen quality time, terus aku pengen beli air kelapa,” ucap Rita dikutip dari akun Tiktok @rita.nurmaliza, pada Kamis (11/7/24).
Ia merasa bahwa saat itu sudah berbicara dengan pedagang air kelapa secara baik-baik, lantaran Rita meminta kelapa yang muda.
Setelah diberikan kelapanya, Rita mendapati yang tua. Ia kemudian merespon baik-baik kembali dan meminta yang muda.
Baca Juga: Minim Pendaftar, SDN Blimbingsari Bali di Ambang Penutupan
Namun, keramahannya itu justru dibalas dengan bentakan dari pedagang tersebut. Mendengar nada tinggi pedagang, Rita sontak merasa takut.
“Setelah dibuka, itu kelapa ternyata tua isinya keras. Terus aku bilang, ya nggak ada yang mudaan dikit ya Bli, tapi bilangnya baik-baik ya guys ya,” urainya.
“Terus blinya langsung bilang gini ‘repot banget sih, mana gue tau isi didalemnya, beli aja di tempat lain sana’,” tambahnya.
Rita yang awalnya ceria, mendadak terdiam dan takut dengan bentakan pedagang tersebut.
“Dia ngebentak aku di depan semua orang, di depan turis-turis semua lihat aku, dan aku bener-bener malu,” ucapnya.
Setelah mendapat perlakuan tidak baik, Rita kemudian mengurungkan niatnya untuk membeli air kelapa di pedagang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6
-
Kenapa Berat Badan Naik Setelah Puasa? 5 Menu Buka Puasa Ini Bikin Kenyang Tanpa Nambah Lemak