SuaraBali.id - Anak-anak berkebutuhan khusus di Gianyar, Bali mengikuti acara perpisahan sekolah saat akhir tahun ajaran baru.
Umumnya dilakukan pertunjukan seni sebagai bagian dari acara perpisahan sekolah.
Di kabupaten Gianyar, seluruh siswa pun ikut berpartisipasi. Tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus yang menari hingga menabuh gamelan.
Pengurus Sekolah Taman Rare Gianyar, Made Ariasa menyatakan tak ada sekat dalam pentas seni.
"Anak-anak menari dari kecak hingga janger. Anak TK dan SD ikut menari," jelas dia.
Dikatakan bahwa anak anak berkebutuhan khusus di sekolah yang berbasis di Ubud itu juga punya peluang sama dalam menunjukkan kelebihan mereka.
"Anak dengan kemampuan berbeda juga pentas tunjukkan kreativitas mulai dari menyanyi, menari berbagai jenis kreativitas sampai terlibat dalam tari janger kecaknya," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?