SuaraBali.id - Anak-anak berkebutuhan khusus di Gianyar, Bali mengikuti acara perpisahan sekolah saat akhir tahun ajaran baru.
Umumnya dilakukan pertunjukan seni sebagai bagian dari acara perpisahan sekolah.
Di kabupaten Gianyar, seluruh siswa pun ikut berpartisipasi. Tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus yang menari hingga menabuh gamelan.
Pengurus Sekolah Taman Rare Gianyar, Made Ariasa menyatakan tak ada sekat dalam pentas seni.
"Anak-anak menari dari kecak hingga janger. Anak TK dan SD ikut menari," jelas dia.
Dikatakan bahwa anak anak berkebutuhan khusus di sekolah yang berbasis di Ubud itu juga punya peluang sama dalam menunjukkan kelebihan mereka.
"Anak dengan kemampuan berbeda juga pentas tunjukkan kreativitas mulai dari menyanyi, menari berbagai jenis kreativitas sampai terlibat dalam tari janger kecaknya," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah