SuaraBali.id - Anak-anak berkebutuhan khusus di Gianyar, Bali mengikuti acara perpisahan sekolah saat akhir tahun ajaran baru.
Umumnya dilakukan pertunjukan seni sebagai bagian dari acara perpisahan sekolah.
Di kabupaten Gianyar, seluruh siswa pun ikut berpartisipasi. Tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus yang menari hingga menabuh gamelan.
Pengurus Sekolah Taman Rare Gianyar, Made Ariasa menyatakan tak ada sekat dalam pentas seni.
"Anak-anak menari dari kecak hingga janger. Anak TK dan SD ikut menari," jelas dia.
Dikatakan bahwa anak anak berkebutuhan khusus di sekolah yang berbasis di Ubud itu juga punya peluang sama dalam menunjukkan kelebihan mereka.
"Anak dengan kemampuan berbeda juga pentas tunjukkan kreativitas mulai dari menyanyi, menari berbagai jenis kreativitas sampai terlibat dalam tari janger kecaknya," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka