SuaraBali.id - Baru-baru ini viral sebuah video di sosial media yang memperlihatkan suasana tempo dulu di Kawasan Gianyar, Denpasar dan Legian, Bali.
Berdasarkan informasi yang tercatat dalam video tersebut, suasana tempo dulu ini terjadi pada Tahun 1990-an.
Terlihat lalu lintas di kawasan tersebut sangat teratur dan jauh dari kata padat seperti sekarang ini.
Angkutan umum, delman, mobil pribadi, motor hingga sepeda semuanya menggunakan jalan dengan sangat disiplin.
Dalam video tersebut meskipun sudah banyak pengguna jalan raya, namun kawasan itu masih terlihat asri dan jauh dari polusi udara.
Hal ini tentu berbanding terbalik dengan saat ini. Zaman sudah berganti dengan begitu cepat. Bali kini sudah berganti wajah.
Bahkan, suasana asri nan sejuk sudah dirindukan oleh warga Bali kembali. Pasalnya, kini kemacetan yang ada dimana-mana membuat Bali penuh dengan polusi udara.
Video tersebut sempat diposting ulang akun Instagram @punapibali dan mengundang beragam komentar dari warganet.
“Sangat dirindukan oleh banyak orang dengan suasana bali pada tahun itu,” komentar @arthagus02.
Baca Juga: Usai Renovasi, Resor Mewah di Sanur Bali Ini Siap Manjakan Wisatawan
“Sepertinya lebih keliatan negara maju jaman itu skolah / kerja pake sepeda,” sahut @nan_d_ae.
“dulu bali asri skrg bali polusi,” tulis @listyaadw_.
“Bali skrng sudah menjadi jakarta penuh polusi macet, kriminal ” ujar @k4mp3k_srombot4n.
“Naik Bemo Jaman 1980 an dps-Kuta -Sanur-Nusa dua lalin enggak ada kemacetan , 1980 kangen banget pantai Kuta yang penuh dengan pepohonan sangat asri dan supermarket di Kuta yang cukup besar hanya Gelael Dewata,” komentar @aan_salim.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto