SuaraBali.id - Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Lumintang mulai 1 Juni 2024 resmi ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, yang kemudian akan dimanfaatkan untuk perluasan Skatepark Lumintang.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa penutupan TPSS tersebut sudah disosialisasikan pada masyarakat desa/kelurahan yang selama ini membuang sampah ke sana.
"Sudah dilakukan sosialisasi dan disepakati pada 1 Juni ditutup," ujar Wirabawa, Selasa (4/6/2024).
Selama ini, volume sampah yang dibuang ke TPPS yang berlokasi di selatan Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, itu per harinya rata-rata sekitar delapan truk atau mencapai tiga ton.
Namun setelah TPSS Lumintang ini ditutup, masyarakat akan dapat membuang sampah ke pihak yang telah melaksanakan pengelolaan sampah secara swakelola yang sudah ada.
"Di Denpasar ada sekitar 300-an usaha swakelola sampah. Masing-masing desa/kelurahan memiliki swakelola, di banjar-banjar (dusun) juga punya usaha swakelola," ucapnya.
Masyarakat juga bisa menyalurkan sampah anorganiknya yang sudah terpilah ke berbagai bank sampah yang ada.
"Kami menggenjot pembentukan bank sampah di masing-masing banjar atau kelompok, sehingga dapat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat yang sudah memilah sampah tidak bingung lagi. Demikian juga di sekolah-sekolah juga ada bank sampah," katanya.
Selain itu Tempat Pembuangan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) yang sudah ada pada setiap desa juga akan dioptimalkan supaya mendorong perilaku masyarakat dapat terbiasa memilah sampah.
Baca Juga: Toleransi Tinggi, Sejumlah Warga Bali Ikut Mengarak Rumah Untuk Prosesi Orang Tionghoa
Sebelum penutupan TPSS Lumintang, Pemkot Denpasar sejak 1 Mei 2024 juga telah menutup TPSS di Jalan Gunung Agung Denpasar yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan gedung puskesmas. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah