SuaraBali.id - Kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara di Bali mulai terlihat pada Maret 2024, dimana jumlahnya dalam sebulan penuh sebanyak 469.227 kunjungan. Jumlah ini meningkat 3,06 persen dari bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Endang Retno Sri Subiyandani menyampaikan akhirnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata berhasil melampaui kondisi sebelum pandemi COVID-19.
Saat ini posisi wisatawan Australia konsisten mendominasi dengan jumlah 113.949 kunjungan, jumlah tersebut mengalami peningkatan 22,36 persen jika dibanding Februari 2024.
“Pada posisi lima besar hanya wisman Tiongkok yang mengalami penurunan kunjungan 45,99 persen, dari Februari 54.933 kunjungan menjadi 29.671 kunjungan, namun wisman Inggris meningkat sebesar 50,48 persen,” ujar Endang.
Sedangkan secara kumulatif dari Januari sampai Maret 2024 kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1.344.541 kunjungan.
“Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 31,05 persen dibanding periode yang sama 2023, bahkan di samping itu dapat kita lihat kunjungan tahun ini melebihi kunjungan periode sama yang 2019 atau sebelum pandemi COVID-19,” sebutnya.
Dari data yang dirangkum BPS Bali, pada Januari-Maret 2019 kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1.342.595 dan pada periode yang sama 2023 sebanyak 1.025.990, sehingga angka di tahun ini sudah melampaui kedua kondisi tersebut.
Bahkan jika dilihat kunjungan di seluruh Indonesia, sebanyak 44,35 persen wisatawan mancanegara masuk melalui pintu Bali dalam tiga bulan pertama di tahun 2024 ini. (ANTARA)
Baca Juga: Makna Uang Sesari Dalam Canang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain