SuaraBali.id - Salah satu daerah di Bali yang terletak di Desa Pengotan, Bangli, memiliki tradisi unik yang masih dijalankan hingga kini.
Tradisi tersebut adalah Nikah Massal. Ya, masyarakat desa ini masih mempertahankan tradisi nikah massal yang diselenggarakan setiap tahun.
Dikutip dari situs web resmi Desa Pengotan, Bangli, berbagai prosesi dilakukan dalam tradisi nikah massal atau yang biasa disebut 'Nganten Massal' ini.
Prosesi tersebut umumnya dimulai dari Bakti pekala kalaan (membersihkan diri), Bale nganten dengan memberikan sirih yang dikunyah (perubahan status).
Kemudian dilanjutkan dengan Persembahyangan kesanggar Agung (persembahyangan pertama sebagai suami istri kepada Ida Sangyang Widi Wasa), Bale Agung Bedawan dengan menghaturkan Damar kurung.
Prosesi nikah massal ini diakhiri dengan mepamit di setiap pelinggih (dadya) kawitan dan kemulan yang ada di Desa Pengotan menuju rumah Pengantin masing-masing.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Tiktok @junkdehendra baru-baru ini, tradisi unik tersebut terlihat.
Sejumlah pasangan pengantin terlihat duduk mengenakan pakaian adat masing-masing.
Mereka tidak duduk berdampingan dengan pasangan masing-masing, melainkan pengantin wanita dengan pengantin wanita dan sebaliknya, pengantin pria dengan pengantin pria.
Baca Juga: Mebuug Buugan, Tradisi Unik Mandi Lumpur Pasca Nyepi
Mereka terlihat melakukan sejumlah prosesi sesuai dengan yang telah ditetapkan. Sementara kerabat dan masyarakat umum yang menyaksikan terlihat merekam momen-momen tersebut.
Video tersebut segera menarik berbagai komentar dari warganet.
"Merasa lelah dengan dunia perkuliahan? Mari kita ikut ini," komentar akun @cakeed.
"Setelah menghadiri pernikahan di sana, ternyata begitulah tradisinya," tanggapan dari @Srik Lestari.
"Adik sepupuku sangat cantik," tulis @Susy Ariani.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG