SuaraBali.id - Sekitar 23.549 pendaki Gunung Rinjani masuk dalam blacklist atau daftar hitam sepanjang 2023. Puluhan ribu pendaki yang masuk daftar hitam ini didominasi oleh warga negara asing (WNA).
Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR Budi Soesmardi menyebutkan sebanyak 83,77 persen atau sekitar 19.726 adalah warga negara asing (WNA). Sedangkan 16,23 persen atau 3.823 orang adalah pendaki domestik dan warga lokal. Konsekuensi pendaki yang terblacklist ini adalah tidak bisa mendaki di TNGR selama 2 tahun.
"Iya dua tahun diblacklistnya, tapi itu bisa dibuka mana kala sudah konfirmasi, dan dimintai keterangan dulu sama satgas penindakan dan pelanggaran pendakian alasanya kenapa tidak chek out,” katanya, Kamis (18/04/2024).
Dijelaskan, beberapa penyebab para pendaki ini diblacklis oleh pihak TNGR seperti tidak menaati SOP pendakian yang sudah ditetapkan sebelumnya. Misalnya, melebihi waktu saat melakukan pendakian dan tidak membawa turun sampah usai mendaki.
“Yang overtime ini sebanyak 23.531 pendaki dan ada pendaki sebanyak 18 orang yang tidak bawa sampahnya,” ujarnya.
Meski sudah masuk daftar hitam, puluhan ribu pendaki tersebut diberikan keringanan jika ingin mendaki kembali. Keringanan yang diberikan yaitu para pendaki yang sudah diblaclist harus mendatangi ke Balai TNGR untuk mengkonfirmasi syarat pembukaan blacklist.
Sementara terkait pendaki ilegal, ada beberapa konsekuensi lain yang diterima jika terbukti. Seperti tidak tercover asuransi bila terjadi kecelakaan serta tidak terlacak bila terjadi lost contact.
Setelah pendakian dibuka pada April lalu, jumlah pengunjung yang melakukan pendakian Gunung Rinjani lewat sembalun sebanyak 1.510 pendaki lokal dan 2.234 WNA. Sedangkan pendakian jalur Senaru sebanyak 28 orang warga lokal dan 116 WNA, lewat jalur Torean dan Timbanuh masing-masing sekitar 253 dan 59 warga lokal. Sementara untuk jalur Tetebatu ada sebanyak 67 warga lokal dan 32 WNA. Kemudian jalur pendakian Aikberik sekitar 51 orang warga lokal dan 5 orang WNA.
TNGR sudah membuka enam jalur pendakian di pendakian Gunung Rinjani. Total kuota yang disiapkan sebanyak 700 pengunjung per hari. Ratusan kuota yang disiapkan ini terbagi di enam jalur tersebut.
Baca Juga: Viral Sampah di Muara Sungai Pantai Dreamland, DLHK Badung : Truk Perlu 50 Kali Angkut
Kontributor: Buniamin
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Tegas! Menteri LH Minta Pembuang Sampah Sembarangan Dihukum Tipiring
-
Kunci Jawaban Soal UTBK SNBT: Pengetahuan Kuantitatif
-
Gugup Saat UTBK SNBT 2026? Lakukan 4 Cara Ampuh Ini Agar Fokus Tetap Terjaga
-
Mau Punya Properti Murah? Kenali Keuntungan HGB yang Sering Disepelekan
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta