SuaraBali.id - Momen Idul Fitri juga dirasakan besar berkahnya bagi sejumlah juru parkir di kuburan atau pemakaman umum di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Di momen Idul Fitri ini, mereka meraup pendapatan karena banyaknya kunjungan ke pemakaman umum. Jumlah peziarah meningkat drastis dibandingkan hari biasa.
Kunjungan peziarah ini dimulai sejak waktu Shalat Subuh di pemakaman umum Praya. Terlihat warga berdatangan untuk mendoakan para keluarga yang telah meninggal.
Ziarah makam setelah Ramadan merupakan tradisi secara turun temurun dilakukan umat Muslim di Lombok khususnya.
Baca Juga: Pecalang di Bali Turut Bantu Pengamanan Sholat Idul Fitri di Denpasar
"Pengunjung makam hari ini cukup ramai, karena ini Lebaran," kata Hendra salah satu juru parkir di pemakaman umum Kota Praya, Rabu (10/4/2024).
Adapun jukir di lokasi ini mendapatkan limpahan pendatan berlipat dibanding hari biasa. Untuk kendaraan sepeda motor tarif parkir Rp2.000 dan untuk kendaraan roda empat Rp2.000 hingga Rp5000.
"Kalau melihat dari Lebaran tahun lalu bisa mencapai Rp500.000 per hari. Kemungkinan tidak jauh beda dengan pendapatan Lebaran tahun ini," katanya.
Menjadi juru parkir di tempat pemakaman umum ini merupakan musiman, karena pemakaman itu ramai dikunjungi penziarah pada hari Idul Fitri atau pada libur Lebaran.
"Ini sekali setahun, tidak setiap hari ramai begini," kata Hamzan, juru parkir di pemakaman umum Karang Baru Mataram.
Baca Juga: Pemkot Mataram Imbau Tak Euforia Berlebihan Saat Lebaran, Ingatkan Soal Palestina
Penjual Bunga Tak Kalah Untung
Bukan hanya juru parkir, momen lebaran juga memberikan berkah bagi penjual bunga atau kembang di pemakaman umum.
Omzet penjual bunga pada liburan lebaran ini meningkat drastis bila dibandingkan dengan hari normal sebelumnya.
"Harga bunga Rp 5000 per bungkus," kata Warni salah satu penjual bunga di pemakaman umum Mataram.
Dirinya sengaja datang berjualan bunga ke tempat pemakaman umum sejak pagi hari agar barang jualannya habis.
Selain itu menjual bunga di tempat pemakaman cukup membantu para penziarah, karena mereka tidak perlu jauh-jauh untuk membeli bunga yang digunakan untuk ziarah kubur.
"Saya bersama keluarga datang ke kuburan untuk mendoakan orang tua yang telah meninggal dunia," kata Ani salah satu pengunjung makam. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Seorang Bocah Ditemukan Tewas Tenggelam saat Libur Lebaran di Pantai Garut
-
Pantas Berkah, Detail Uang THR yang Diberi Ayu Ting Ting ke Warga Terungkap
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2025? Ini Prediksi dan Jadwal One Way Libur Idul Fitri
-
Harga Tiket Kapal Bakauheni-Merak untuk Mobil Selama Libur Idul Fitri 2025, Ini Cara Pesannya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak