Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Kamis, 04 April 2024 | 19:16 WIB
Suasana Pelabuhan Gilimanuk pada H-6 Lebaran, Kamis (4/4/2024) suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraBali.id - Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah baru jatuh pada Rabu (10/4/2024) nanti. Namun, pada Kamis (4/4/2024) atau H-6 sebelum Lebaran, Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana sudah mulai dipadati pemudik.

Kendati demikian, tidak terpantau adanya antrean mengular dan lalu lintas pelabuhan masih terpantau padat lancar.

Meski terpantau lancar, para pengemudi kendaraan roda empat khususnya masih harus menunggu cukup lama untuk dapat menyeberang. Sebelum memasuki pelabuhan, mereka masih harus menunggu giliran di kantong parkir yang berada di sekitar pelabuhan.

Hendi (37), salah seorang pemudik yang saat itu sedang menunggu giliran juga merasakan hal tersebut. Dia menempuh jalur darat dari tempat tinggalnya di Bima, Nusa Tenggara Barat untuk menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga: Akan Padat Pemudik, Terminal Mengwi Bersih-bersih 2 Jam Sekali

Hendi dan keluarganya berangkat sejak Rabu (3/4/2024) pagi kemarin. Menempuh perjalanan darat sepanjang NTB, Hendi akhirnya tiba di Pelabuhan Padangbai, Karangasem pada Kamis (4/4/2024) sekitar pukul 02.00 WITA.

Selepasnya, dia langsung meluncur menuju Gilimanuk dan sudah tiba sejak pukul 05.00 WITA. Namun, dia masih harus menunggu di kantong parkir agar bisa masuk ke pelabuhan.

Hingga saat ditemui sekitar pukul 12.00 WITA, akhirnya Hendi sudah ada di perhentian terakhir sebelum akhirnya bisa masuk ke kapal.

“Ngantre, ini dari subuh jam 5. Parkir di kantong parkir yang sana. Sekarang baru sampai sini, berapa jam itu. Lumayan ngantrenya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Hendi memang mengaku memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari kemacetan. Meski memang tidak ada kemacetan yang ditemuinya di perjalanan, namun dia harus menunggu sampai 7 jam agar bisa masuk ke Pelabuhan Gilimanuk.

Baca Juga: Ngerebeg di Desa Adat Tegalalang, Iring-iringan Warga Dengan Wajah Diwarnai

“Iya menghindari macet juga, gak tahunya sama aja. Pulangnya (lebih) awal gak tahunya kena macet juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Kelas I Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha menjelaskan jika situasi lalu lintas pelabuhan saat ini masih didominasi oleh kendaraan logistik atau truk barang.

“Situasi terkini masih didominasi padat lancar. Masih ada antrean karena kendaraan sekarang didominasi kendaraan logistik,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Puncak arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk memang baru diprediksi jatuh pada Sabtu (6/4/2024) atau Minggu (7/4/2024) nanti.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Load More