SuaraBali.id - Menjelang Idul Fitri akan banyak pemudik yang keluar-masuk Bali melalui Terminal Tipe A Mengwi di Badung, Bali. Pengelola terminal pun telah bersiaga dengan menambah frekuensi perawatan kebersihan termasuk area ruang tunggu untuk memberikan kenyamanan pemudik Lebaran 2024.
“Kami tingkatkan dari rata-rata sehari sekali menjadi setiap dua jam sekali area harus dibersihkan,” kata Pengawas Terminal Tipe A Mengwi Ardani Nirwesti, Kamis (4/4/2024).
Guna memaksimalkan pembersihan tersebut, pengelola juga menggandeng mitra dari swasta. Sudut-sudut terminal jadi fokus mulai dari area ruang tunggu, fasilitas toilet hingga lingkungan terminal secara umum.
Tak hanya itu, di dalam terminal juga tersedia mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang dapat diakses pemudik apabila membutuhkan uang tunai serta kantin untuk mereka berbelanja makanan khususnya saat waktunya berbuka puasa.
Di sisi lain, pengelola terminal juga bekerja sama dengan Polres Badung untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara umum mulai dari tensi dan kesehatan giri, serta cek urine untuk narkoba kepada para pengemudi.
Selain dites urine, mereka juga diberikan vitamin C untuk memastikan kesehatan dan kebugaran saat melaksanakan tugas angkutan Lebaran 2024.
Di kawasan terminal juga didirikan posko angkutan Lebaran 2024 bekerja sama dengan lintas instansi. Dalam posko itu memberikan pelayanan informasi pemudik termasuk merekam data lalu lintas pemudik yang dibuka mulai 3-18 April 2024.
Sedangkan berdasarkan data di Terminal Tipe A Mengwi, arus mudik sudah mulai terlihat sejak 29 Maret 2024.
Jumlah pemudik yang berangkat dari terminal itu per hari saat ini rata-rata mencapai 2.000 orang dengan diangkut oleh 70-80 unit bus.
Baca Juga: Wisatawan yang Datang ke Bali Saat Lebaran Selalu Naik Setiap Tahun
“Pada hari biasa itu sekitar 700-800 orang menggunakan hingga 50 unit bus dan saat ini per hari itu rata-rata 2.000 penumpang,” katanya.
Menurutnya, puncak mudik terjadi pada Sabtu (6/4) dan arus balik pada 13-14 April 2024
Adapun rute paling banyak yang dituju adalah keberangkatan menuju kota-kota di Jawa Timur yakni Jember, Banyuwangi, Surabaya, Malang, kemudian Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa Tengah.
Beberapa pemudik mengaku memilih mudik pada hari kerja untuk menghindari kepadatan saat puncak arus mudik.
“Saya sudah pesan tiket jauh-jauh hari jadi biar dapat di luar puncaknya,” kata pemudik tujuan Trenggalek, Jawa Timur, Darmaji.
Senada dengan Darmaji, Sugito yang juga mudik ke Trenggalek memilih mudik pada hari kerja agar memiliki waktu lebih lama di kampung halaman. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara melalui BRILink Agen Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Ke Pelosok Negeri
-
Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu
-
Jangan ke Pantai Dulu! BMKG Peringatkan Potensi Air Laut Pasang di Bali
-
Aturan Kapal Wisata Dinilai Masih Abu-Abu, Pengusaha Kapal Desak Pemerintah Benahi Regulasi
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa