SuaraBali.id - Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) saat periode libur panjang Lebaran 2024 diperketat oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali.
Menurutnya, meski libur panjang lebaran, namun pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran imigrasi oleh WNA terus dilaksanakan
"Tak hanya patroli lapangan, kami juga melakukan patroli keimigrasian secara digital," kata Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali Suhendra, Rabu (4/4/2024).
Pendeportasian juga terus dilakukan untuk menegaskan hukum dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Terakhir, Imigrasi mendeportasi WNA asal Ukraina berinisial BK yang sebelumnya terjerat kasus kriminal terkait kejahatan keuangan atau skimming.
WNA berusia 35 itu kemudian diusir ke negaranya setelah menjalani hukuman dua tahun 10 bulan, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menuju Doha dan ke Warsawa, Polandia.
Tak hanya diusir, ia juga masuk daftar pencekalan masuk wilayah Indonesia.
BK diketahui masuk Bali melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta pada Oktober 2021 dan ditangkap di Bali pada bulan dan tahun yang sama.
Sesuai Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan.
Baca Juga: Ngamuk Saat Diiterogasi, WNA Penculik Anak di Kuta Belum Jadi Tersangka
Selain itu, penangkalan seumur hidup juga dapat dikenakan terhadap orang asing yang dianggap dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum yang penangkalan itu ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta.
Berdasarkan data Imigrasi Ngurah Rai, selama triwulan pertama 2024, pihaknya sudah mendeportasi 37 WNA yang sebagian besar berasal dari Australia, Iran dan Amerika Serikat.
"Sebagian besar WNA yang kami deportasi itu karena masalah kelebihan izin tinggal," katanya.
Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali deportasi sebanyak 340 warga negara asing (WNA) selama 2023. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres