Ogoh-ogoh Laksmi Alaksmi dan Sura Kasuran saat ditampilkan di Lapangan Puputan Badung, Kota Denpasar, Jumat (1/3/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)
“Kalau dulu (membuat ogoh-ogoh dengan) gabus dan styrofoam. Sekarang tidak karena bekasnya kan tidak bisa dipakai, kalau ini bambu masih bisa walaupun sisa-sisa,” ujar Made Risky, salah satu anggota ST Eka Pramana.
Terdapat 12 ogoh-ogoh yang ditampilkan dalam kegiatan bertajuk Kasanga Festival ini. Festival yang diadakan setiap menjelang Hari Nyepi tersebut kembali melombakan para juara lomba ogoh-ogoh di 4 Kecamatan di Kota Denpasar.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka