SuaraBali.id - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) menghadirkan seni pertunjukan barongsai dan tari kecak untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek di kawasan yang dikelola yakni the Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
"Kami bersama pelaku usaha menyajikan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan dan pengunjung untuk merayakan momen Imlek," kata General Manager the Nusa Dua ITDC Made Agus Dwiatmika di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu 11 Februari 2024.
Selain pertunjukan itu, pihaknya juga menghadirkan tari api, musik dan tari Bali lainnya di pusat perbelanjaan Bali Collection, yang ada di dalam kawasan elit itu, pada Minggu pukul 18.00 Wita bertajuk Festival Gong Xi Fa Cai 2024.
Sebelumnya, pada Jumat (9/2/2024) ITDC juga menyuguhkan pementasan barongsai, naga dan wushu di beberapa titik di Nusa Dua yakni di Tugu Mandala (Dwarapala) dan area Pantai Nusa Dua.
Rangkaian pementasan itu diharapkan menghibur pengunjung dan wisatawan yang menikmati libur panjang serangkaian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan Imlek.
Sejumlah pelaku usaha di kawasan mewah itu juga menawarkan promo menginap dan menu kuliner terjangkau hingga Rp200 ribu di hotel bintang lima yang khusus dirancang untuk merayakan momen spesial tahunan itu.
"Acara ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang tengah berkunjung di Bali," ucapnya.
Sementara itu, tingkat hunian hotel selama Januari 2024 mencapai rata-rata 72,01 persen dari total 21 hotel yang berada di kawasan the Nusa Dua.
Angka itu, kata dia, menunjukkan peningkatan yang signifikan mengingat periode ini termasuk musim sepi kunjungan.
Baca Juga: Penarinya Gadis dan Belum Menikah, ini Sejarah Tari Pendet
Jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yaitu 60,14 persen, dan bahkan melampaui pencapaian pada 2019 yang mencapai 69,90 persen.
"Semoga Tahun Naga ini membawa semangat baru bagi kami semua, dan semoga kegiatan pariwisata di kawasan ini terus berkembang pesat," ujar Made Agus.
Kawasan the Nusa Dua memiliki total sekitar 5.485 kamar yang tersebar di 21 hotel bintang lima dan vila mewah serta memiliki fasilitas ruang pertemuan yang dapat menampung sekitar 21.000 delegasi.
Selain dikenal dengan hunian tamu menginap dan wisata konferensi (MICE), kawasan itu juga menawarkan daya tarik wisata pantai, wisata air, wisata olahraga, atraksi seni budaya, wisata belanja, kuliner hingga wisata alam ombak pemecah karang atau waterblow.
Berita Terkait
-
Warna-warni Cap Go Meh Tanjung Selor: Barongsai dan Mobil Hias Memukau Warga
-
Sejarah Cap Go Meh, Tradisi 2000 Tahun dari Ritual Kuno Hingga Festival Lampion
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
-
Intip Nasib Shio Ayam, Kerbau, dan Tikus yang Dibilang Gibran Paling Beruntung di 2025, Apa Benar?
-
Meriahkan Penutupan Imlek 2025 Bersama Nasabah di Jakarta, Bank Mandiri Perkuat Layanan dan Inovasi Digital
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan