SuaraBali.id - Kejadian seorang wisatawan Bali yang mengeluh soal palak memalak Kembali terjadi. Kali ini dialami oleh seorang konten kreator, Miya Sriwinarti.
Ia mendadak membagi pengalaman pahitnya bersama temannya saat mengunjungi Kawasan Air Terjun Tibumana, Buleleng.
Miya menceritakan dalam sosial medianya bahwa dirinya kala itu berniat ingin foto dan mengambil beberapa gambar di jalanan menuju air terjun tersebut.
Dirinya mengaku bahwa sampai nekat berangkat di jam 3 subuh agar mendapatkan pemandangan sunrise dan pemandangan alam yang indah di pagi hari.
Namun ternyata, sesampainya di lokasi, Miya justru dibuat seseorang kecewa hingga akhirnya pulang dengan tangan kosong tanpa hasil jepretan satupun.
Dalam videonya yang viral itu, Miya menceritakan bahwa dirinya tiba-tiba dihampiri oleh seorang bapak-bapak. Pria tersebut tanpa panjang lebar langsung meminta uang pada Miya.
“Baru aja sampe ke salah satu tempat indah di bali seperti jalan gitu, dan kita mau fotoan di jalan tiba-tiba ada bapak-bapak yang nyamperin kita mintain uang 200 ribu,” ucap Miya, dikutip dari Instagram @infobali.viral, pada Selasa (9/1/24).
Miya seketika terkejut, lantaran berdasarkan sepengetahuannya, di Kawasan tersebut tidak dipungut biaya apapun, seperti tiket masuk.
“Bukan masalah nominal, tapi di depan sebelum memasuki tempat ini tuh gak ada palang atau loket gitu yang menginfokan fotoan di sini bayar 200rb,” katanya.
Baca Juga: Kisah Unik Nasi Sela, Kuliner Khas Bali yang Menggugah Selera
Jalanan yang ia pilih untuk mengambil foto itu diakuinya hanyalah jalanan biasa yang dilalui banyak orang untuk menuju ke Air Terjun Tibumana, sehingga bukanlah tempat wisata resmi.
“Aku merasa dipalakin di situ,” tulisnya.
“Terlebih yang foto di sini bukan cuma aku aja saat itu, ada guide yang membawa tamu dan gak dimintain uang untuk foto di situ padahal bawa turis luar loh dan proper banget bawa beberapa kamera profesional, drone dll,” tambahnya.
Miya mengatakan bahwa dirinya terpaksa pulang lantaran mendadak dipalak oleh bapak-bapak tersebut.
“Kalo untuk syuting proper gitu kayak video, prewed sih wajar aja ya, tapi ini Cuma buat konten tiktok dan Instagram nggak yang proper banget bawa tim segala macem,” ungkapnya.
“karena kita merasa dipalakin akhirnya kita memutuskan untuk tidak jadi foto dan pulang,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6