SuaraBali.id - Kamacetan parah terjadi di Bali jelang malam Tahun Baru 2024, tepatnya di kawasan jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Adapun 3 dugaan penyebab macet parah di Bali saat malam tahun baru, yang berpotensi kembali terjadi.
Diberitakan sebelumnya, jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mengalami kemacetan parah pada malam Tahun Baru. Akibat kemacetan tersebut, banyak wisatawan yang kemudian memilih jalan kaki menuju bandara.
Mengenai kemacetan parah yang terjadi di Bali pada malam tahun baru, kira-kira apa penyebabnya? Nah berikut ini 3 dugaan penyebab macet parah di Bali saat malam tahun baru, yang berpotensi kembali terjadi.
1. Peningkatan Kendaraan
Menteri Perhubungan (Menhub) menyampaikan, kemacetan ekstrem yang terjadi di menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada musim libur Nataru (Natal dan Tahun Baru akibatnya adanya peningkatan kendaraan secara bersamaan.
2. Area Parkir yang Memakan Lalu Lintas Jalan
Pada muslim libur Nataru, banyak toko oleh-oleh di Bali yang dipadati pengunjung. Banyaknya pengunjung yang membawa mobil membuat area parkir pun mengular hingga ke lalu lintas jalan. Akibatnya, lalu lintas jadi terhambat sehingga menyebabkan kemacetan.
3. Penumpukan Kendaraan
Dugaan lainnya kemacetan parah terjadi di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali ini karena adanya penumpukan kendaraan di pintu masuk menuju Bandara karena sedang mengejar jadwal penerbangan.
Baca Juga: Intip Keseruan Jokowi Borong Corndog di Malam Tahun Baru 2024
Berkaca dari kemacetan jelang malam tahun baru, kira-kita potensi kemacetan tersebut apakah berpotensi kembali terjadi di Bali? Dishub Bali memprediksi bahwa kemacetan pada sejumlah titik di Bali akan awet sampai tanggal 3 Januari 2024, saat libur Nataru selesai.
Namun untuk meminimalisir kemacetan, Dishub Bali pun mencoba untuk menerapkan berbagai kebijakan lalu lintas. Adapun salah satu kebijakan lalu lintas tersebut yaitu dengan melakukan rekayasa lalu lintas.
Selain itu, Dinas perhubungan juga menyampaikan bahwa ada rencana untuk pembangunan LRT di Bali. Dengan adanya transportasi massal ini jadi salah satu solusi untuk meminimalisir di Bali, terutama pada musim liburan maupun hari kegamaan.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Senator Bali Arya Wedakarna Bikin Geram Warganet Gegara Hijab: Jangan Kasih Penutup Gak Jelas!
-
Malaysia Sepi Kembang Api saat Perayaan Tahun Baru, Demi Hormati Palestina
-
Egy Maulana Vikri Anggap Menikah Jadi Momen Terbaik di Tahun 2023, Reaksi Adiba Khanza Bikin Netizen Gemas
-
Pertunjukan Meriah Drone Light Show Saat Malam Tahun Baru 2024 di Bundaran HI
-
Intip Keseruan Jokowi Borong Corndog di Malam Tahun Baru 2024
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara