SuaraBali.id - Macetnya Jalan Tol Bali Mandara mendadak ramai di media sosial pada Jumat (29/12/2023) kemarin malam. Pasalnya, hal itu menjadi ramai akibat turis yang rela berjalan kaki menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mengejar jadwal penerbangan.
Arah kemacetan kemarin memang terfokus pada rute menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai. Rute normal via Bypass Ida Bagus Mantra dan rute via Jalan Tol Bali Mandara memang terlihat sangat padat hingga kendaraan tak bergerak.
Sementara itu, pada Sabtu (30/12/2023) sore ini, arus lalu lintas menuju arah Bandara Ngurah Rai terpantau lengang. Dalam pantauan suarabali.id sekitar pukul 15.30 WITA, arus lalu lintas di Jalan Airport Ngurah Rai terpantau padat namun lancar.
Hal yang sama juga terpantau di pintu keluar Tol Bali Mandara Ngurah Rai yang terpantau lengang dan tidak nampak kepadatan.
Baca Juga: 89 Jurnalis Terbunuh di Jalur Gaza Sejak 7 Oktober 2023
Sementara itu, jalur menuju Bandara Ngurah Rai via Bypass Ngurah Rai arah Jimbaran terpantau lancar. Pemandangan berbeda terlihat di jalur bandara via Bypass Ngurah Rai arah Denpasar.
Kepadatan kendaraan terlihat mulai simpang Dewa Ruci dan lalu lintas padat merayap hingga hampir 1 kilometer. Namun, sebelum Bundaran Tahura menuju bandara lalu lintas nampak lengang.
Kemacetan yang terjadi kemarin baru dapat diurai sekitar pukul 00.00 WITA. Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Made Teja Dwi Permana menjelaskan jika pihaknya telah melakukan pengalihan arus untuk mengurai kemacetan kemarin.
Kendaraan dari arah bandara langsung diarahkan ke utara ke arah Denpasar agar tidak semakin memperpadat lalu lintas yang ada di Bundaran Tahura. Hal yang sama juga akan dilakukan Teja jika kemacetan terjadi kembali hari ini atau hari berikutnya.
“(Kemacetan) di luar bandara itu berimbas dari dalam bandara yang krodit. Karena (jalur) masuk dalam bandara itu tidak menampung sehingga menutup arus di (bundaran) Tahura,” ujar Teja saat ditemui di kantornya pada Sabtu (30/12/2023).
Baca Juga: Pungli di Bandara Ngurah Rai Bali Sudah Dipantau Sejak Oktober
“Sehingga kita membuat rekayasanya itu dengan membuang kendaraan yang keluar (bandara) untuk tidak menuju Tahura, kami buang ke utara semua. Sehingga arus yang mengarah ke luar bandara bisa lancar,” imbuh Teja.
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Kosong? Israel Rebut "Zona Keamanan", Warga Takut Depopulasi Permanen
-
H+3 Lebaran: Tol Jagorawi Contraflow, Hindari Puncak Arus Balik!
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
-
Catat! Jadwal Lengkap Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025
-
Mudik Lebaran Lancar, 3 Jalur Alternatif dari Semarang ke Jombang Bebas Macet
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata