SuaraBali.id - Seorang remaja perempuan berinisial SA (15) diduga mengalami pemerkosaan di daerah Kabupaten Buleleng. Kasus tersebut diduga dilakukan oleh empat orang laki-laki yang merupakan temannya pada Minggu (24/12/2023) dini hari sekitar pukul 21.00 Wita
Kasus ini mulanya sempat heboh di media sosial usai foto keempat pelaku berinisial RM (20), AB (17), PR (14), WM (14), dan korban saat melakukan hal tersebut tersebar. Saat itu, korban diduga telah dicekoki minuman keras oleh pelaku.
Setelah viral di media sosial pada Minggu (24/12/2023) malam, orang tua korban juga melihat postingan tersebut saat sedang bekerja. Sehingga dia langsung menghampiri korban yang sedang berada di rumah.
Korban saat itu sempat mengelak kabar tersebut. Namun, setelah orang tuanya menunjukkan foto yang viral itu, korban baru mengakui kebenaran peristiwa itu. Lantas, orang tuanya langsung melaporkan kasus ini kepada Polres Buleleng.
“Pelapor mencari keberadaan korban yang sedang berada di rumah, memastikan kebenaran informasi foto yang viral tersebut, kemudian Korban mengelak namun setelah pelapor menunukkan foto tersebut yang viral di IG selanjutnya korban mengakui kebenarannya,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika pada Senin (25/12/2023).
Sementara itu pasca pelaporan, keempat pelaku sudah diamankan di rumahnya masing-masing oleh sekelompok pemuda yang geram dengan viralnya kasus ini. Keempat pelaku hampir dihakimi massa saat diamankan, namun akhirnya dibawa ke Polres Buleleng.
“Kelompok pemuda geram dengan kejadian ini setelah viral di sosial media. Mereka mencari para pelaku di rumahnya masing-masing. Sempat mau dihakimi massa, namun langsung kami amankan dan bawa ke Polres,” ujar Kanit IV Unit PPA Polres Buleleng, Ipda I Ketut Yulio Saputra.
Setelah diamankan, keempat pelaku sudah diperiksa dan dimintai keterangan. Polisi juga masih memeriksa saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, korban baru menerima pemeriksaan visum di RSUD Singaraja. Namun, pemeriksaan terhadap korban masih belum dilakukan karena korban masih mengalami trauma dan terlebih diperkosa saat dalam keadaan mabuk.
Baca Juga: Tenaga Kerja Perempuan di Willayah Perkotaan NTT Bertambah
“Saat kejadian korban memang dalam pengaruh alkohol. Kami akan segera jadwalkan pemeriksaan terhadap korban,” imbuh Yulio.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri