SuaraBali.id - Warung tuak yang beroperasi hingga larut malam dengan suara musik keras di Jalan Siulan Gang Raflesia, Denpasar Timur, Bali langsung ditutup polisi karena bising. Kebisingan ini mengganggu tetangga di sekitarnya karena ada musik keras hingga tengah malam.
Personel dari UKL (Unit Kecil Lengkap) Polsek Denpasar Timur (Dentim) pun menutup Warung Lebah pada Sabtu 21 Oktober 2023 sekitar pukul 23.45 WITA. Pemilik warung tuak adalah I Wayan Sukadana (39) yang tinggal Jalan Kalah Raya No. 5, Banjar Kalah, Batubulan, Sukawati, Gianyar.
Adapun warung ini beroperasi dari pukul 13.00 WITA hingga tengah malam. Selama beroperasi, warung itu menjual minuman keras, seperti tuak dan bir. Selain jual minuman keras, warung itu menghidupkan suara musik dan karaoke. Tidak terima ada kebisingan, masalah ini dilaporkan oleh tetangganya.
"Tetangganya merasa terganggu oleh kebisingan tersebut dan memutuskan untuk melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian sektor Denpasar Timur," beber AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, pada Minggu 22 Oktober 2023.
Personel Polsek Dentim yang tergabung dalam Unit Kecil Lengkap (UKL) segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi lokasi dan mengimbau agar pemilik warung menutup usahanya, mematikan music karena sudah larut malam.
"Tindakan tegas ini diambil guna kenyamanan dan ketertiban di lingkungan tersebut," tegasnya.
AKP Gusti Ngurah Agung Udiana mengatakan pihaknya mengingatkan warga betapa pentingnya saling menghargai antar sesama tetangga untuk menciptakan lingkungan di tengah masyarakat yang aman dan damai.
”Kami akan merespon dengan cepat segala Laporan dari masyarakat sebagai wujud komitmen kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Perempuan Ini Buang Bayi di Bandara Ngurah Rai Setelah Melahirkan di Toilet Hotel
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau