SuaraBali.id - Belakangan viral di media sosial kasus penganiayaan yang dilakukan seorang pria terhadap seorang pelayan di kedai Karen’s Diner, Kuta Utara, Badung. Video penganiayaan yang terjadi pada Minggu (14/5/2023) lalu itu juga diunggah di media sosial dan mendapat perhatian dari warganet.
Namun, pria berinisial TK itu tidak dijerat hukum karena sudah berdamai dengan pelayan tersebut. Kapolsek Kuta Utara Kompol Made Pramasetia menyebut pihaknya sudah melaksanakan melakukan penyelidikan namun kedua pihak sudah berdamai atau restorative justice sehingga kasus tidak dilanjutkan.
“Dalam prosesnya para pihak ini pelapor dan terlapor mau persoalannya diselesaikan secara restorative justice. Sementara restorative justice-nya sudah diproses juga dan ditindaklanjuti di Polsek Kuta Utara,” ujar Pramasetia saat dihubungi pada Jumat (19/5/2023).
Pramasetia juga menjelaskan pelaku penganiayaan tidak mendapat jerat hukum lebih lanjut.
“Semestinya tidak (dijerat hukum) karena sepakat diselesaikan secara kekeluargaan untuk pemulihan. Artinya hal-hal apa yang mungkin dirasakan oleh korban itu kan sudah dipulihkan oleh mereka berdua para pihak,” imbuh dia.
Selain itu, Pramasetia juga mengklarifikasi penyebab penganiayaan yang sempat viral itu. Dalam banyak unggahan dijelaskan bahwa pelaku berinisial TK disebut marah karena pelayannya tidak memanggilnya dengan panggilan “dokter”, melainkan pelayan tersebut hanya memanggil dengan menggunakan nama.
Pramasetia menjelaskan kemarahan TK bermula saat teman-temannya berencana makan siang di Karen’s Diner. Namun, saat itu semua teman-temannya sudah berkumpul di tempat itu sedangkan TK belum.
Setelah itu, pihak Karen’s Diner menelpon TK dan menanyakan keberadaannya namun dengan konsep pelayanan yang dikenal judes.
Karena merasa kaget dan sudah emosi, TK langsung berangkat menuju lokasi hingga terjadi peristiwa tersebut.
Baca Juga: Dimulai Tahun 2024, Proyek Modernisasi Pelabuhan Gilimanuk Anggarkan Rp 360 Miliar
“Karena si dokter tidak sampai di telpon lah oleh pihak Karens dan menyatakan salah pertanyaan itu‘ ada dimana, kapan sampainya teman-temanmu sudah sampai di sini’. Nah ini (si dokter) kaget, kok saya dibeginikan kok pelayannya langsung judes,” tuturnya.
Menurut pemeriksaan, TK yang memang seorang dokter spesialis bedah mulut itu merasa kaget dan belum memahami lebih jauh mengenai pelayanan Karen’s Diner yang berkonsep judes. TK merasa ‘dijahili’ karena sudah diberikan pelayanan judes padahal dirinya belum ada di restoran.
“Jadi terlapor (TK) belum memahami lebih jauh, atau kalau boleh dibilang kalau menurut terlapor kenapa rule itu tidak terjadi pada saat dia sudah di dalam restoran. Dia belum sampai tapi kok sudah kena prank” pungkasnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Tewaskan Junior di Mess Lanud Halim, 4 Anggota TNI AU Terancam Sanksi Pemecatan
-
Kronologi Lengkap Serda AMF Dianiaya Senior hingga Tewas di Mess Halim Perdanakusuma
-
Serda AMF Tewas Dianiaya, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Terancam 9 Tahun Penjara
-
Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri
-
Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga
-
Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Bukti Nyata Dukung Olahraga Nasional
-
Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo