SuaraBali.id - Setelah arus balik mudik Lebaran 2023, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali siap melakukan sidak pendatang di kediamannya masing-masing.
Pemeriksaan ini dilakukan guna mengantisipasi pendatang tak beridentitas yang memanfaatkan momentum.
"Dalam waktu dekat, minggu depan secara serentak Satpol PP atau melibatkan perangkat desa akan pengawasan sidak bersama di kantung-kantung pendatang tinggal," kata Kepala Satpol PP Bali Nyoman Rai Dharmadi, Jumat (29/4/2023).
Satpol PP akan melakukan pemeriksaan identitas di seluruh pintu masuk Bali. Rencananya, hari Senin (1/5), Satpol PP Bali akan mulai memonitor kegiatan sidak pendatang oleh Satpol PP kabupaten/kota di wilayah masing-masing.
Masyarakat pun diminta aktif melapor bila ada tindakan mencurigakan terutama di kantung-kantung tempat tinggal pendatang.
Cara ini bukan merupakan antipasti terhadap penduduk pendatang, melainkan bentuk pengamanan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, apalagi sampai mengganggu keamanan dam ketertiban masyarakat lain.
Pemeriksaan ini dimulai dari pemeriksaan identitas di pintu masuk Pulau Dewata seperti Pelabuhan Gilimanuk, Celukan Bawang, dan Padang Bai, dan setiap ada temuan maka orang tersebut dapat dikembalikan ke asalnya.
"Lolos dari pelabuhan bisa saja, kita akan antisipasi di Terminal Mengwi, di sana kita lakukan yang sama. Lolos juga maka sampai di tujuan tinggal di daerah mana akan kita lakukan sidak," ujar Rai.
Pemeriksaan akan dilakukan pengecekan identitas KTP atau surat pengantar dari desa dan mencari tahu tujuan atau pekerjaannya di Bali.
"Kalau memang datang karena punya kemampuan sesuai kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan misalnya usaha jasa pariwisata, itu kita tidak permasalahkan. Tapi, kalau yang datang tidak punya kemampuan dan tujuan yang jelas pasti akan menimbulkan gangguan ketertiban bahkan pidana, jadi masalah sosial bagi kita," tegasnya.
Apabila saat sidak pendatang ke kediaman ditemukan penduduk tak beridentitas, maka terlebih dahulu ditelusuri penjaminnya, kemudian apabila tidak jelas, maka Satpol PP bersama dinas sosial akan memulangkannya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Bersih-Bersih Blok M, 5 Gerobak dan 4 Boks Minuman Disita dari 9 PKL
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah