SuaraBali.id - Di momen Lebaran Idul Fitri, umat muslim akan merayakannya dengan penuh sukacita.
Tak hanya itu, biasanya semua keluarga berkumpul merayakan hari raya sambil saling memaafkan lahir dan batin.
Bila tidak bisa bertemu, biasanya keluarga saling mengucapkan dengan memberikan pesan selamat hari raya.
Adapun pesan hari raya tidak hanya diucapkan dengan bahasa Indonesia atau bahasa Arab.
Ada tradisi khusus di masing-masing daerah dengan menggunakan bahasa asli, seperti halnya bahasa Bali.
Inilah deret ucapan selamat hari raya dalam bahasa Bali :
1. Salah kata pernah terucap, salah sikap pernah terungkap, kembali fitrah selalu diharap. Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Yening iwang raos sampun kaucapang, iwang melaksana taen katara, fitrah sane becik slalu kaharapang. Rahajenh nyanggra rahina Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin.
2. Untuk hati yang pernah terluka oleh tajamnya lidah. Untuk jiwa yang tersakiti oleh buruknya sikap dan perilaku. Selamat Idul Fitri dan mohon maaf lahir dan batin.
Baca Juga: 10 Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri Dalam Bahasa Indonesia Dan Inggris
Antuk hati sane sampun kalukain olih manganne ilat. Antuk jiwa sane sampun kasakitin olih bikas lan parilaksana sane kaon. Rahajeng rahina Idul Fitri, mohon maaf lahir lan batin.
3. Terselip khilaf pada canda, ada luka tergores pada tawa. Terbelit pilu pada tingkah, tersinggung rasa dalam bicara. Mohon maaf lahir dan batin di hari yang suci. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.
Terselip khilaf ring canda, wenten luka sane kagoresang ring tawa. Kabelit duka ring parilaksana, tersinggung rasa kerana wicara. Mohon maaf lahir lan batin ring rahina sane suci puniki. Rahajeng nyanggra rahina Idul Fitri 1441 H.
4. Ketika tangan tak bisa saling menjabat, mata tak pula bisa saling menatap, maka melalui pesan singkat ini saya mengucap: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah! Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Ritatkala lima nenten prasida matemu, paningalan nenten masih prasida saling nyingakin, malarapan antuk piteket puniki titiang nguncarang Rahajeng Rahina Idul Fitri 1441 Hijriah! Minal Aidin Wal Faidzin, Nunas Ampura Madasar Kayun Suci.
5. Harta paling berharga adalah sabar. Teman paling setia adalah amal. Ibadah paling indah adalah ikhlas. Pekerjaan paling berat adalah memaafkan. Mohon maaf atas segala khilaf. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.
Berita Terkait
-
WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital
-
WhatsApp Bisa Telepon Orang Tanpa Akun, Gratis dan Terenkripsi
-
Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp
-
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Sembunyikan Chat dari Perangkat Terhubung
-
Kenapa Kontak di WA Tiba-Tiba Hilang? Ini Penyebab dan Solusi untuk HP Android dan iOS
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusi Keuangan
-
Blak-blakan Menteri Bahlil Soal Penyebab Antrean BBM di Bali dan Solusi Kilatnya
-
Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat