SuaraBali.id - Menjelang lebaran Idul Fitri, penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali kembali sibuk.
Hal ini sudah terpantau pada H-8 dan H-7 dimana jumlah kendaraan yang menyebrang dari Bali ke Jawa semakin bertambah.
Namun demikian, puncak arus mudik penumpang dari Pulau Bali ke Pulau Jawa diprediksi terjadi pada H-2 dan H-1 jelang lebaran.
“Prediksi puncak itu diperkirakan pada Rabu dan Kamis,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Ketapang-Gilimanuk, M. Yasin, Selasa (18/4/2023) sebagaimana diwartakan beritajatim – jaringan suarabali.id.
Pantauan sementara di lapangan, mulai terjadi antrean kendaraan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali seperti yang terjadi pada Selasa (18/4/2023) dini hari.
Di mana, ratusan penumpang menggunakan roda dua maupun roda empat menumpuk di area pelabuhan. Bahkan, sejumlah kendaraan besar terlihat mengular ke jalan sejauh hampir 1 Kilometer.
Merespons hal ini, M. Yasin, menyatakan pihaknya telah menyiapkan skema layanan angkutan mudik.
“Memang sudah mulai terlihat sejak H-8 dan H-7 itu terus mengalir ya, pada hari Jumat itu motor saja sudah 5.000-an,” ungkapnya.
Peningkatan yang terjadi cukup signifikan ketimbang hari biasa dimana kendaraan beroda naik 37 persen sedangkan pejalan kaki di atas 100 persen.
Baca Juga: Menjelang Lebaran, Antrean di Pelabuhan Gilimanuk Mengular 1 Kilometer
Pihak otoritas menyatakan siap dengan kemungkinan yang akan terjadi ke depan, termasuk menumpuknya antrean penumpang yang biasa terjadi di sisi Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Hal ini akan disiasati dengan menambah jumlah kapal.
“Kita imbangi dengan mengoperasikan jumlah kapal yang memadai sehingga tidak terlihat terjadi kemacetan,” katanya.
Berita Terkait
-
Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama
-
Arti Burung Gagak Hinggap di Atas Atap Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Buruk?
-
Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam
-
Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup
-
Investasi Jateng Capai Rp72,54 Triliun, Serap 340.334 Tenaga Kerja
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?