SuaraBali.id - Anggota DPD RI aktif periode 2019-2024, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK) mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPD RI pada Pemilu tahun 2024 nanti. Dia menyerahkan syarat dukungan minimal untuk menjadi calon anggota DPD RI pada Senin (26/12/2022) di Kantor KPU Provinsi Bali.
Untuk Pemilu 2024 Arya Wedakarna berniat untuk menggagas sebuah gerakan politik yang menurutnya belum pernah dilakukan sebelumnya. Dia berencana menggandeng tiga calon anggota DPD lainnya yang memiliki visi sejalan dengannya untuk ia berikan dukungan suara.
“Saya akan menggagas sebuah gerakan politik, mungkin pertama di Indonesia, istilahmya AWK bagi-bagi suara. Karena saat Pemilu kemarin suara cukup tinggi sekali bahkan lebih tinggi dari Pak Mangku (Pastika), Pak Agung (A.A. Gede Agung), Pak Haji Bambang (Santoso). Sekarang bagaimana kita menunjukkan teladan bagi masyarakat. Nanti akan ada suatu pola politik yang akan saya gagas demi bali,” ujarnya saat konferensi pers.
Menurut datanya, ia memperoleh 742.781 suara pada Pemilu 2019, unggul jauh dibanding ketiga anggota DPD yang lolos pada 2019 yang ada di kisaran 130-250 ribu suara. Keunggulan jauh itulah yang berusaha ia jaga dan manfaatkan dengan menggandeng tiga calon anggota DPD lainnya yang akan memperebutkan 4 kursi DPD dari Bali.
Arya Wedakarna menyebut hal tersebut digagasnya agar perwakilan DPD dari Bali memiliki visi yang sejalan.
“Jadi nanti bisa jadi kalau pemilu empat-empatnya calon yang menurut tiang potensial. Karena saya selaku DPD bali, ini harus paham sama partner. Kalau partner-nya terlalu jauh tingkatan frekuensinya, itu gak akan sukses,” ujarnya.
Namun demikian, AWK belum mau menyebut nama yang ia akan gandeng. Dia hanya membuat beberapa kriteria calon anggota DPD yang menurutnya memiliki visi yang sama dan akan dia ajak bekerja sama.
“Yang pasti memahami kebutuhan masyarakat Bali ya. Dalam artian secara adat, budaya, secara ekonomi. Jadi jangan sampai contoh aja misal peraturan perundang-undangan yang dari masyarakat adat bali itu dukung. Tapi jangan saat perjuangan ada yang beda satu sendiri,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali berkomentar mengenai strategi yang direncanakan AWK. Menurutnya hal tersebut diperbolehkan selama tidak menyalahi PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum).
Baca Juga: Tak Sengaja Gaya Hidup Syahrini Dibongkar Raffi Ahmad: Ternyata Suka Pinjam Mobil Mewah
“Silakan saja, yang penting tidak menyalahi aturan main. Jadi PKPU sudah muncul, silakan saja. Apapun yang mereka lakukan silakan, itu hak mereka. Tapi kalau mereka melanggar tentu ada Bawaslu, kita juga akan memperingati jika terjadi pelanggaran terhadap aturan-aturan main yang ada,” ujar Lidartawan.
Arya Wedakarna sendiri sudah menyerahkan jumlah dukungan minimal untuk menjadi calon anggota DPD RI sebanyak 6.699 dukungan dari seluruh Kabupaten/Kota di Bali. Jumlah tersebut jauh lebih banyak daripada syarat minimum 2.000 KTP dukungan dari 5 kabupaten/kota di Bali.
Sejauh ini KPU Provinsi sudah menerima syarat dukungan dari lima calon anggota DPD RI yakni Anak Agung Gede Agung, Ni Luh Djelantik, I Komang Merta Jiwa, I Made Kerta Suwirya, dan Arya Wedakarna. Penerimaan KTP Dukungan masih akan dibuka KPU hingga Kamis (29/12/2022) pukul 23.59 WITA.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6