SuaraBali.id - Sosok spritual dan masyarakat Malang, Jawa Timur yakni Ki Jati Kusumo mengatakan ada ribuan orang yang mendaftar ke dirinya dan mengklaim sebagai Satrio Piningit.
Ia berujar bahwa semangat orang -orang yang mengklaim dirinya adalah Satrio Piningit harus diapresiasi.
Hal ini karena mereka dinilai akan berperan dalam pembangunan di Indonesia.
"Setelah saya viralkan yang daftar jadi Satrio Piningit ribuan," kata Ki Jati Kusumo sebagaimana dikutip dari Suara Denpasar.
Menurutnya sosok Satrio Piningit saat ini belum hadir karena kondisi Indonesia belum gawat.
Mantan anggota grup lawak Kwartet S tersebut mengaku menerawang bahwa sosok dari Satrio Piningit adalah seorang Rsi atau tokoh agama yang akan keluar ketika negeri ini dalam marabahaya.
Menurutnya juga, Satrio Piningit yang muncul tersebut bisa dikatakan Satrio Pinileh.
“Ngerti sejarah leluhur bangsa, paham dialektika politik, berani meluruskan sejarah di republik ini, tidak takut senjata apa pun. Seorang Rsi ketika negara kalut dalam tampil," paparnya.
Dia juga menilai soal kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ketika periode pertama memimpin, Jokowi masih bagus dan ada di atas rel kepemimpinan.
Tapi, tidak di periode kedua.
"Pertama bagus karena pilihan leluhur, ketika beliau memimpin Petral, Taman Mini kembali ke negara. Kelemahan beliau (Jokowi) belum memperkuat benang merah kesejarahan leluhur sebelum kemerdekaan dulu oleh Bung Karno Tri Sakti," jelasnya.
Apa Itu Satrio Piningit?
Satrio Piningit dikisahkan sebagai Ksatria yang disembunyikan dalam beberapa literatur ia juga disamakan sebagai Ratu Adil.
Satrio Piningit adalah sosok yang dikisahkan oleh Prabu Jayabaya salah seorang raja yang pernah memerintah di nusantara indonesia, yang diyakini oleh masyarakat indonesia memiliki kesaktian atau linuwih “pengetahuan melebihi zamannya.
Hingga saat ini masyarakat di Jawa masih secara turun-temurun banyak yang mempercayai mitos bahwa Satrio Piningit sebagai putra “Bathara Indra”.
Berita Terkait
-
Menjajaki Trek Gunung Kawi: si Cantik yang Butuh Effort!
-
Menikmati Keindahan Gunung Buthak, si Cantik yang Dijuluki Miniatur Argopuro
-
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang
-
10 Rekomendasi Oleh-Oleh Malang Selain Apel, Unik dan Anti Mainstream
-
Dari Warisan Kolonial ke Kota Sporadis: Mengurai Akar Banjir Malang
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Tujuh Ribu Burung Kicau dari NTB Diselundupkan ke Bali
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali