SuaraBali.id - Pertunjukan tari penyambut delegasi VVIP KTT G20 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali ternyata menghabiskan biaya yang tak sedikit.
Tari Pendet yang digunakan untuk menyambut delegasi turun dari pesawat tersebut dibiayai Pemerintah Provinsi Bali.
Adapun Pemprov Bali menghabiskan dana sampai Rp 400 juta untuk pertunjukan tari tersebut. Dana Rp400 juta sepenuhnya digunakan untuk pertunjukan penyambutan delegasi VVIP G20, karena Pemprov Bali tak terlibat dalam penampilan puncak acara maupun pembukaannya.
"Penari dapat insentif, dibiayai Pemprov Bali, itu sekitar Rp400 juta," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha, Senin (14/11/2022).
Menurutnya tarian ini diinisiasi sendiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Adapun tari Pendet tersebut dilakukan 176 remaja dari delapan sanggar di Bali.
"Kita ada delapan grup dari sanggar-sanggar di Bali, setiap grup ada 22 orang penari untuk menyambut 37 presiden, kepala pemerintahan, dan perdana menteri, jadi semua kita sambut dengan Tari Pendet," ujarnya.
Sejak Sabtu (12/11) para remaja yang terdiri dari siswi SMK, lulusan Institute Seni Indonesia (ISI) Denpasar, serta sanggar-sanggar di antaranya Sanggar Lokananta, Sanggar Kalingga, Sanggar Bungan Dedari, Sanggar Kokar Bali dan Sanggar Usadhi Langu menari di bawah tangga pesawat para delegasi VVIP dari G20.
Mereka dipilih secara langsung oleh Kepala Disbud Bali, melihat komitmen dan kualitas mereka yang telah tercatat, sementara sanggar lainnya yang dilihat Arya belum memenuhi kualifikasi akan dibina kembali.
"Mereka dari Kabupaten Gianyar, Badung dan Kota Denpasar, yang dekat-dekat saja karena ini sampai malam jadi kita tidak mendatangkan yang dari Buleleng dan lainnya. Penari ini mengaku senang karena pengalaman langka menyambut Joe Biden dan lainnya, anak-anak happy," kata Arya.
Baca Juga: Apa Itu Tari Pendet? Tarian Penyambutan Kepala Negara G20 di Bali
Pertunjukkan tari pendet yang berarti tari penyambutan tamu itu, kata Arya, dilakukan untuk menunjukkan kepada delegasi VVIP bahwa mereka sedang bersidang di Bali.
"Delegasi itu memilih Bali karena ingin mengetahui kebudayaan Bali, lantas yang harusnya disuguhkan ya kebudayaan Bali bukan yang lain. Karena kita tidak terlibat di pembukaan dan lainnya makanya gubernur ambil inisiatif menyambut tamu saja," kata mantan Rektor ISI Denpasar itu.
Soal tarian ini, ia menyebut para delegasi VVIP antusias dan selalu memberikan tepuk tangan meriah saat puluhan remaja tersebut memainkan Tari Pendet.
Para penari tersebut masih akan menyambut tamu hingga pukul 23.30 Wita Senin ini dan 6.15 Wita Selasa (15/11).
Berita Terkait
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar
-
Influencer APG Mengaku 15 Kali Gunakan Whip Pink
-
WNA Australia Isap Liquid Ganja untuk Obat Nyeri Lutut dan Depresi
-
Sering Air Mati Bergilir? Ini Penjelasan Resmi PDAM Lombok Tengah