SuaraBali.id - Adanya presidensi KTT G20 yang akan berlangsung pada pertengahan bulan November 2022 ini membuat berbagai potensi di Bali terus berkembang.
Kini bahkan perputaran uang di Bali meningkat sampai Rp 13 Triliun. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bali, Trisno Nugroho.
Menurutnya, perputaran uang tahun 2021 di Bali menyentuh angka Rp8 Triliun dan meningkat pada tahun 2022 hingga bulan November ini sebesar Rp12 hingga Rp13 Triliun.
Meski demikian, perputaran uang saat ini masih berada di bawah jika dibandingkan dengan saat kondisi normal sebelum pandemi yang mencapai angka Rp18 Triliun.
"Uang beredar di bali tambah banyak, hingga bulan November tahun 2022 ini sudah menyentuh Rp.12 Triliun lebih, dan kemungkinan akan terus berkembang," katanya, usai menghadiri penyerahan Sertifikar Assesmen Tahap 2 Sistem Manjemen Pengamanan Akodomodasi Pariwisata, Jumat (4/11/2022) di Jimbaran.
Ia juga memperkirakan kondisi ekonomi pascaevent tersebut akan membuat perputaran uang di Bali semakin meningkat bahkan bisa menyentuh angka Rp.14 triliun.
"Tentunya ini perkembangan dalam kondisi yang belum normal, karena jika dilihat dari perputaran uang pada saat situasi normal, prediksi ini masih di bawahnya," ujarnya.
Tak hanya sekedar prediksi, Trisno juga memperkirakan selama gelaran KTT G20 pada 12 hingga 18 November 2022 mendatang, akan ada 10 ribu pengunjung yang datang ke Bali.
Dengan jumlah tersebut, pertumbuhan ekonomi Bali yang sebelumnya naik 3 persen diperkirakan akan naik 5 sampai 6 persen di kwuartal IV.
Baca Juga: Tas Kain Goni Endek Bali Jadi Suvenir Resmi G20, Ini Keistimewaannya
"Dulu jaman IMF tahun 2018 kuartal IV sentuh 7,3 persen. Sekarang Bali masih di 3 persen, possibillity nanti setelah G20 bisa sentuh 5 sampai 6 di kwuartal IV, itu sudah bagus, karena kita masih dalam situasi terdampak pandemi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
-
Kocak! Momen Ibu-ibu Core, Tak Kenal Rizky Ridho dan Suruh Jadi Tukang Foto
-
Bali Disiapkan Jadi Hub Kripto Global, Platform Mulai Bergerak Ekspansi
-
Sedang On fire, Bali United Percaya Diri Hadapi Persita Tangerang
-
Antara Aturan Adat Bali dan Suara Kenanga yang Menulis Takdirnya Sendiri
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel