SuaraBali.id - Soal pembelian tiket ajang balap motor dunia World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, 11-13 November 2022 untuk ASN, saat ini Pemerintah Kota Mataram masih menunggu instruksi Gubernur Nusa Tenggara Barat.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan belum paham bagaimana nantinya tiket tersebut akan disalurkan.
"Saya baru baca dari media saja. Jadi kita belum tahu apakah tiket itu akan didistribusikan ke kabupaten/kota atau seperti apa," katanya, Kamis (27/10/2022).
Menurutnya sejauh ini pemerintah kota belum diajak koordinasi ataupun melakukan pertemuan oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah terkait dengan rencana himbauan tersebut.
Kendati pada prinsipnya prinsipnya Pemerintah Kota Mataram siap mendukung apapun yang menjadi kebijakan pemerintah provinsi guna meramaikan dan menyukseskan World Superbike (WSBK).
"Ini menyangkut muruah daerah," katanya kepada sejumlah wartawan.
Menurutnya kesuksesan ajang balap WSBK juga merupakan kesuksesan bersama sehingga ada tanggung jawab bersama yang harus dilakukan sebagai bentuk dukungan.
"Karena itu kita berharap melalui imbauan nanti, ASN bisa ikut serta menyukseskan WSBK 2022 semampu kita," kata Mohan.
Kendati demikian soal pembelian tiket bagi kalangan ASN di Pemerintah Kota Mataram, tidak ada target tertentu akan tetapi imbauan pembelian tiket di kalangan ASN akan terus dilakukan semaksimal mungkin.
Baca Juga: WSBK Mandalika Tinggal 2 Minggu Lagi, Tapi Pemesanan Hotel di Mataram Masih 10 Persen
Saat ini berdasarkan Data Pemprov NTB mencatat, harga tiket WSBK 2022 untuk tanggal 11 November berkisar dari Rp74.750 hingga Rp373.750.
Sedangkan untuk tanggal 12 dan 13 November tiket dijual mulai dari Rp149.500 sampai Rp747.500.
Harapannya, WSBK tahun 2022 bisa lebih ramai dari WSBK 2021, sehingga hal itu dapat berdampak pada peningkatan hunian hotel dan perekonomian masyarakat.
"Sebagai daerah penyangga, kami di Mataram sudah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung baik untuk hotel, kuliner, transportasi, dan lainnya," kata Mohan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
-
Cerita Inspiratif: Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Produksi Batu Bata dan Batako
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel