SuaraBali.id - Orang hilang di hutan Desa Dara Kunci, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat akhirnya berhasil ditemukan. Namun saat ditemukan kondisinya sudah tidak bernyawa.
Korban Tohri (50) yang hilang saat mencari madu di hutan di wilayah desa setempat ditemukan pada hari ketiga pencarian.
"Ditemukan di tengah hutan, sekitar lima kilometer arah utara dari tempat tinggal nya," kata Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH, Minggu (9/10/2022).
Selanjutnya tim SAR gabungan mengevakuasi korban dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum di desa setempat.
"Korban telah diserahkan langsung ke rumah duka," katanya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan dari Pos SAR Kayangan, TNI, Polri, Pemadam Kebakaran dan masyarakat melakukan pencarian terhadap M Tohri (50) warga Desa Dara Kunci Sandongan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, yang dilaporkan hilang saat mencari madu di hutan desa setempat.
Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH, mengatakan, personil dari Pos SAR Kayangan telah diterjunkan sejak kemarin, setelah menerima laporan dari masyarakat dan bergabung dengan potensi SAR yang telah berada di sekitar lokasi kejadian.
Menurut informasi dari pihak keluarga, ada tiga lokasi korban mencari madu di kawasan hutan di daerah setempat, sehingga unsur-unsur yang terlibat dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan pencarian sesuai lokasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Diketahui korban pergi seorang diri ke hutan untuk mencari madu sejak hari Rabu (5/10) pukul 10.00 Wita.
Baca Juga: Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Lombok Timur, Polisi : Untung Tidak Ada Korban Jiwa
Namun hingga kemarin sore korban belum pulang dan warga setempat melakukan pencarian terhadap korban, akan tetapi belum bisa ditemukan.
Sehingga masyarakat melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib dan aparat gabungan masih melakukan pencarian. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kaesang Minta Kader PSI NTB Belajar dari Senior, Dorong Regenerasi Menuju Kursi DPRD
-
Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak