SuaraBali.id - Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga pada enam dusun di wilayah Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Adapun puluhan rumah warga yang rusak tersebut tersebar di dusun Toroh Selatan sebanyak 8 unit, Dusun Kampung Koko sebanyak 13 unit,Dusun Muhajirin sebanyak 17 unit, Dusun Kampung Tengah sebanyak empat unit, Dusun Kampung Baru Selatan sebanyak 15 unit, Dusun Kampung Baru sebanyak 38 unit, kantor Syahbandar dan mushola mengalami kerusakan. Sementara yang mengalami rusak berat sebanyak 19 unit dan rusak ringan sebanyak 75 unit.
"Betul kami telah terima laporan bencana puting beliung yang merusak puluhan rumah warga di wilayah Tanjung Luar," kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicolas, Minggu (9/10/2022).
"Namun dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa melainkan kerugian material," katanya.
Menurutnya angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan disertai hujan lebat. Warga di dalam rumah pun panik dan berhamburan keluar.
Selain puluhan rumah rusak, angin puting beliung tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan tertimpa nya rumah warga.
"Untung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu," katanya.
Sedangkan kerugian akibat bencana itu masih dihitung, sedangkan rumah warga yang rusak untuk sementara menumpang di rumah keluarga atau tetangganya.
"Sebagian warga saat ini mengungsi di rumah keluarganya," katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
"Warga harus tetap waspada saat terjadi hujan dan angin kencang," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang
-
Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak