"Kalau belajar di dalam terkadang gak tahan bau apek," katanya.
Bukan hanya persoalan air bersih, guru juga mengeluhkan kurangnya tenaga pendidik yang minim. Guru juga berasal dari tempat yang cukup jauh.
Guru yang berstatus PNS hanya tiga orang dan selebihnya tenaga honor. Sementara untuk siswanya SD 81 orang dan 19 untuk siswa SMP. Terkadang, para guru keliling ke kelas-kelas untuk mengajar atau sekedar memberikan tugas ke kelas-kelas yang tidak ada gurunya.
"Kami memohon para pemangku kebijakan lebih memperhatikan sekolah pelosok," harapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Izzudin, mengaku sudah dianggarkan oleh Pemda. Nantinya diserahkan ke pihak kecamatan untuk menyalurkan air.
"Kalau tidak salah ingat diperibahan sudah masuk," katanya.
Kontributor: Toni Hermawan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida