"Kalau belajar di dalam terkadang gak tahan bau apek," katanya.
Bukan hanya persoalan air bersih, guru juga mengeluhkan kurangnya tenaga pendidik yang minim. Guru juga berasal dari tempat yang cukup jauh.
Guru yang berstatus PNS hanya tiga orang dan selebihnya tenaga honor. Sementara untuk siswanya SD 81 orang dan 19 untuk siswa SMP. Terkadang, para guru keliling ke kelas-kelas untuk mengajar atau sekedar memberikan tugas ke kelas-kelas yang tidak ada gurunya.
"Kami memohon para pemangku kebijakan lebih memperhatikan sekolah pelosok," harapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Izzudin, mengaku sudah dianggarkan oleh Pemda. Nantinya diserahkan ke pihak kecamatan untuk menyalurkan air.
"Kalau tidak salah ingat diperibahan sudah masuk," katanya.
Kontributor: Toni Hermawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6