SuaraBali.id - Demonstrasi menolak kenaikan BBM kembali digelar oleh mahasiswa di Bali. Kali ini para mahasiswa melakukan demonstrasi dengan aksi diam.
Demonstrasi ini dikawal oleh 232 personel pengamanan yang tergabung dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar, pecalang Majelis Desa Adat dan dibantu unsur TNI.
"Kalau di sini dilibatkan kurang lebih 142 polisi dibantu tentara, jadi total 232, juga termasuk pecalang Desa Adat Denpasar ada pecalang kelompok Sanur dan Denpasar kurang lebih 43 orang," kata Kabag Ops Polresta Denpasar Made Uder di Denpasar, Jumat (16/9/2022).
Aksi diam dari aliansi Bali Jengah ini dilakukan oleh elemen mahasiswa, komunitas lokal, dan LSM ini dilakukan di kawasan Catur Muka Kota Denpasar setelah sebelumnya demonstrasi menyikapi kenaikan BBM dilakukan Sabtu (10/9/2022) lalu.
"Kita melihat Bali Jengah ini kontennya masih dengan kenaikan harga BBM, kita berikan mereka menyalurkan aspirasi, kita ajak wujudkan keamanan jangan sampai mengganggu lalu lintas. Sepanjang mereka dalam koridor menyampaikan aspirasi, kita tetap beri ruang," ujar Made Uder.
Dalam aksi keduanya ini, aliansi Bali Jengah melalui koordinator humas aliansi Leonhard Wijaya Kusuma menyampaikan bahwa tuntutan mereka terhadap kenaikan BBM masih berlanjut, dengan kali ini memilih aksi diam lantaran tak kunjung mendapat respon dari pemerintah.
"Untuk aksi diam kita pilih karena kita merasa pemerintah saat ini sudah cukup untuk tidak mendengarkan kita, kita coba untuk menguji dengan aksi diam yang kita pilih di Catur Muka untuk memberi atensi ke masyarakat," kata Leonhard di Denpasar.
Saat demonstrasi berlangsung, sebanyak 50 peserta aksi datang dengan membawa atribut pendukung seperti papan dengan tulisan dan karakter figur politik seperti Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Kepada media, Leonhard menyampaikan bahwa alasan pihaknya menghadirkan gambar tokoh tersebut karena dinilai sebagai pejabat-pejabat yang mampu mempengaruhi kondisi harga BBM saat ini.
Baca Juga: Besok Ratusan TNI Akan Terbang di Langit Lombok Dan Mendarat di Persawahan
"Untuk permasalahan BBM lingkupnya sudah nasional. Tidak hanya untuk Presiden, tapi juga DPR RI jadi kami pakai poster dengan figur mereka. Keduanya punya peran penting yang mampu mengendalikan harga yang sedang melonjak," ujarnya.
Selain itu terdapat poster ucapan ulang tahun kepada Puan Maharani, para peserta aksi mengaku menyayangkan perayaan ulang tahun putri mantan Presiden Megawati tersebut lantaran dirayakan saat para mahasiswa tengah demonstrasi, sementara tuntutannya belum ditanggapi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Peran Militer di Ranah Sipil Kian Meluas! MK Didesak Segera Putus Uji Materi UU TNI
-
Imparsial Desak MK Segera Putus Uji Materi UU TNI, Soroti Keterlibatan Militer di Ranah Sipil
-
BBM Bisa Naik Tinggi Lagi, Harga Minyak Dunia Tembus USD100/Barel
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia
-
WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri
-
Tanpa Ribet, Ini Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Buat Penuhi Berbagai Kebutuhan
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta