SuaraBali.id - Tradisi bertarung antara laki-laki menggunakan tangan kosong. Tanpa alat pelindung di badan. Kecuali menggunakan 'cancut'. Pelindung alat kemaluan dari sarung yang dillit dan diikat.
Dalam masyarakat Lombok dikenal dengan 'Belanjakan'. Tradisi ini sudah turun-temurun digelar. Guna menempa mental kaum laki-laki dan sebagai wadah silaturahmi.
Belanjakan ini juga sebagai olahraga tradisional mengadu kekuatan fisik menggunakan teknik tendangan, bantingan, tepisan, dan kuncian.
Ketua Panitia Festival Belanjakan di desa Masbagik, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Mirzanil Hamdi mengatakan, tradisi ini patut dilestarikan. Sebagai wadah menempa mental kaum laki-laki.
Bukan hanya itu, tradisi Belanjakan sudah dilakukan sejak zaman dahalu oleh masyarakat Lombok. Untuk mencari prajurit atau pepadu untuk mengusir penjajah di Pulau Lombok.
"Alhamdulillah kami disupport oleh anggota dewan di Masbagik dan langsung dari provinsi," katanya di sela-sela festival, Minggu sore (11/9/2022).
Tradisi ini, kata Mirzanil, pada zaman dulu digunakan sebagai wadah mencari petarung-petarung sejati. Selanjutnya direkrut menjadi prajurit untuk berperang mengusir penjajah di tanah Lombok.
"Hasil penelitian memang Belanjakan pada zamana dulu digunakan untuk mencari para petarung yang kuat fisik dan mental," tambahnya.
Setelah merdeka, kata Mirzanil, Belanjakan juga sebagai olahraga tradisional antara dua orang laki-laki. Biasanya digelar setelah musim panen.
Baca Juga: 495 Liter BBM Solar di Lombok Tengah Disimpan di Dalam Rumah
Tempatnya pun beragam, mulai dari pinggir sungai hingga di atas tanah sawah yang lapang. Biasanya dilakukan pada sore hingga malam hari. Sebagai permainan untuk menunggu waktu malam.
"Olahraga ini semoga banyak dikenal masyarakat," harapnya.
Mirzanil berharap tradisi tahunan ini dapat terus digelar dan berharap peran serta pemerintah provinsi. Untuk tetap melestarikan tradisi dan mengenalkan tradisi belanjakan di kancah nasional hingga internasional.
"Kami berharap semoga menjadi event nasional," pungkasnya.
Kontributor: Toni Hermawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas