- Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur mengalami lima kali erupsi dengan ketinggian kolom letusan mencapai seribu meter.
- PVMBG menetapkan status Level III Siaga dan melarang warga beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
- Masyarakat diimbau mengenakan masker saat terjadi hujan abu serta tetap waspada terhadap potensi ancaman banjir lahar hujan.
SuaraBali.id - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan gunung tersebut, mengalami lima kali erupsi dengan tinggi kolom letusan mencapai 300-1.000 meter di atas puncak.
"Dalam periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WITA, teramati lima kali letusan dengan tinggi kolom erupsi berkisar 300 hingga 1.000 meter di atas puncak dan berwarna kelabu," kata Petugas Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bramantya Aji Putra Mahendra dalam laporan pengamatan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki yang diterima di Kupang, Jumat (12/6).
Ia menjelaskan gunung api berstatus Level III (Siaga) tersebut terpantau jelas hingga tertutup kabut tipis.
Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis teramati mencapai ketinggian 50-100 meter di atas puncak.
Selain aktivitas erupsi, petugas juga mencatat dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9-4,4 milimeter dan durasi 31-32 detik, serta tiga kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 4,4-7,4 milimeter dan durasi 85-135 detik.
Menurut Bramantya, hasil pengamatan visual menunjukkan adanya endapan lava ke arah timur laut sejauh sekitar 4,34 kilometer dari pusat erupsi dan ke arah barat-barat laut sejauh sekitar 3,8 kilometer.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki maupun pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan," ujarnya.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung.
Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Penerbangan dari Bali Masih Normal
Terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.
Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki dan PVMBG untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau