SuaraBali.id - Pedangdut Dewi Perssik tak bisa menahan tangis ketika bercerita tentang Angga Wijaya. Ia mengaku trauma bertemu mantan suaminya tersebut. Ia juga mengaku butuh waktu untuk menenangkan diri.
"Butuh proses. Aku sakit, butuh proses," ujar Dewi Perssik di kawasan Pejaten, Jakarta pada 29 Agustus 2022.
Dewi Perssik masih tak terima kelakuan Angga Wijaya yang pernah mengambil uangnya tanpa izin saat masih berstatus sebagai manajer.
"Teman aku banyak yang orang EO, me-mark-up itu tidak masalah. Tapi ini suami sendiri nggak ngomong sama aku," terang Dewi Perssik.
Terlebih masalah Angga Wijaya yang diam-diam masih mengurus kontrak kerja Dewi Perssik sampai membuat tanda tangan palsu di tengah perceraian mereka.
Hal ini menurut Dewi Perssik, saat ia sudah tak lagi memakai jasa Angga Wijaya sebagai manajer.
"Maksud aku tuh ya sudah, kalau sudah bercerai jangan ngambil duit lagi gitu," kata Dewi Perssik.
Dewi Perssik merasa perceraian kali ini menyisakan trauma dalam batin Dewi Perssik. Hal itu lah yang kemudian membuatnya tak mau bertemu Angga Wijaya untuk sementara waktu.
"Trauma aku. Aku masih trauma," ucap Dewi Perssik.
Baca Juga: Dewi Perssik Mengaku Bersabar Tak Gugat Cerai Sejak 5 Tahun Lalu, Ini Alasannya
Sebagai pengingat, Angga Wijaya mengajukan permohonan talak cerai dari Dewi Perssik ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 20 Juni 2022.
Dalam berkas yang terdaftar, Angga Wijaya menyebut faktor perbedaan prinsip sebagai alasan ingin pisah dari Dewi Perssik.
Permohonan talak Angga Wijaya terhadap Dewi Perssik sendiri sudah dikabulkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 1 Agustus 2022.
Namun status suami istri Angga Wijaya dan Dewi Perssik baru resmi dinyatakan berakhir pasca pembacaan ikrar talak pada 29 Agustus 2022.
Berita Terkait
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Monster Sesungguhnya Adalah Trauma: Mengulas Sisi Gelap Film 'Badut Gendong'
-
Misteri Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah Kembali Diungkit
-
Dewi Perssik Pakai Jubah biar Tak Dikenali, Saat Diam-diam Kuliah S1 Psikologi di Jakarta
-
Perjalanan Haya Mencari Arti Kehidupan dalam Novel 'Apa Itu Pulang?'
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar