SuaraBali.id - Gubernur Bali Wayan Koster resmi melantik Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali Ketut Lihadnyana sebagai Penjabat Bupati Buleleng hingga pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.
"Prestasinya Ketut Lihadnyana sangat bagus. Segala manajemen kepegawaian itu total sudah digital tidak lagi menunggu lama-lama jadi cepat sekarang," kata Koster, Sabtu (27/8/2022).
Menurut Koster, selama Lihadnyana memimpin BKD, Bali mampu meraih empat kategori terbaik dalam bidang kepegawaian dari enam yang dilombakan di seluruh Indonesia.
Untuk itulah Lihadyana dipilih lantaran berasal dari Busung Biu, Desa Kekeran, Kabupaten Buleleng, sehingga dirasa cakap dalam berinteraksi dengan masyarakat sesuai dengan gaya dan budaya setempat.
Selain itu ia juga dinilai berani dan tegas dalam jalankan tugas. Hal ini terlihat dari pengalaman terdahulunya memimpin Kabupaten Badung sebagai pelaksana tugas selama 1 tahun.
Gubernur Bali menjelaskan bahwa pengisian Penjabat Bupati Buleleng ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2016 yang menyebutkan bahwa pengisian kekosongan jabatan bupati dan wakil bupati sampai pelantikan bupati hasil pemilihan pada tahun 2024.
"Sekarang, 27 Agustus 2022, Pilkada Serentak 2024, jadi 2023 satu tahun, 2024 dua tahun sampai dilantik. Ini cukup lama jadi penjabat bupati seperti bupati kognitif tanpa pilkada," ujar Koster.
Koster menegaskan bahwa pergantian jabatan ini harus dengan baik agar tak membuat suasana gaduh dan agar penjabat terpilih mampu melaksanakan tugas dengan baik.
"Terkait dengan perizinan bisa dibuat berbeda dengan sebelumnya, juga harus hati-hati. Jangan semena-mena, betul-betul dilakukan dengan transparan dan tidak boleh main-main, sogok-sogok, atau suap menyuap," kata dia.
Baca Juga: Dendam Sejak Lama, Dua Sopir Truk di Buleleng Duel Sampai ke Jurang
Selain itu Penjabat Bupati Buleleng dapat melanjutkan program bupati terdahulu, Agus Suradnyana, sehingga tak akan ada program terbengkalai.
Usai pelantikan, Ketut Lihadnyana mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan jajaran forkompimda dan Sekda Buleleng, terutama dalam hal merumuskan perencanaan APBD perubahan dan persiapan APBD 2023.
"Kami akan coba merancang APBD yang produktif sehingga benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat Buleleng. Tata kelola pemerintahan coba akan kami tata kembali sehingga Buleleng menjadi barometer bagi kabupaten-kabupaten lain di Bali," kata Penjabat Bupati Buleleng kepada media di Denpasar. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Viral! Ditanya Baik-baik Soal Lapangan Pekerjaan, Gubenur Bali Wayan Koster: Diam Kamu
-
Guyon Politik Bahlil: Presiden Gerindra, Menteri Golkar, Tapi Proyeknya di 'Kandang Merah'
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri