SuaraBali.id - Hampir satu bulan berlalu sejak mengalami penganiayaan dan ditelantarkan, kini N (4) tinggal bersama ayah kandungnya, Nyoman Gede Warga di Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. N kini tinggal di rumah keluarga bersama kerabat-kerabat dari Warga.
Namun demikian, hingga saat ini N belum bisa bermain lama dan bersekolah seperti anak-anak seusianya karena luka di kaki akibat penganiayaan yang dialaminya belum sembuh.
Saat ditemui pada Kamis (18/8/2022) pun, N hanya terbaring di tempat tidurnya sambil memainkan HP milik ayahnya. Ayahnya juga mengakui bahwa kini N memang sangat suka bermain HP.
“Ya emang suka main HP, kadang sampai megarang (rebutan) sama saya,” ujar ayahnya.
Meskipun demikian, di tempat tinggalnya kini N mulai terbiasa untuk bermain dengan anak-anak lainnya, meski akhirnya rasa sakit di kaki kanannya terpaksa menyudahi waktu bersenang-senangnya.
Kaki kanan N memang masih terbalut gips akibat dari peristiwa penganiayaan yang dialaminya semasa tinggal bersama ibu kandung dan kekasih ibunya. Pada jari-jari kakinya pun masih terlihat beberapa luka.
Pasca kejadian tersebut N harus dirawat selama empat hari di RSUD Wangaya. Sang ayah menjelaskan bahwa anaknya baru melakukan kontrol rawat jalan sekali, dan baru akan menjalani rawat jalan kembali pada Jumat (19/08/2022) di rumah sakit yang sama.
“Awalnya dapat info (rawat jalan) mingguan, tapi mendadak diinfo kalau jadi kontrol tanggal 19 (Agustus),” tutur Warga.
Sayangnya, N yang seharusnya sudah bisa masuk bangku taman kanak-kanak terpaksa ditunda karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan N untuk mendaftar sekolah pada tahun ajaran baru ini.
Baca Juga: Jual Nasi Jinggo Gagal, Mantan Napi Ini Malah Kembali Masuk Bui Dengan Kaki Luka Tembak
“Sebenarnya sudah (bisa sekolah), dari bulan ini sudah bisa, tapi kakinya sakit. Mungkin tahun depan baru bisa,” ujar Warga.
Warga juga menjelaskan bahwa dirinya dan N tidak pernah melakukan kontak dengan ibu kandung N kembali. Terlebih, ibu kandung N masih menunggu berjalannya proses hukum atas perbuatannya.
Tentu Warga merasa kasihan terhadap putrinya karena harus melalui kekerasan sampai tidak bisa sekolah.
Namun dirinya merasa lebih aman karena putrinya sudah tinggal bersama keluarganya sekarang.
Warga yang harus bekerja setiap harinya pun merasa aman untuk meninggalkan N karena sudah ada keluarga besar yang juga turut membantu menjaga N.
“Kasihan dia harus disiksa begitu. Ya semoga setelah ini bisa seperti biasa lagi,” harap Warga.
Berita Terkait
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Pemprov Bali Lepas 698 Jamaah Calon Haji, Tekankan Jalin Kerukunan
-
Berawal dari Nurani, Penyiksaan Balita di Little Aresha Terbongkar di Tangan Pengasuh Baru
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ingin Glowing Saat Menikah? Dokter Kulit Ungkap Rahasia Perawatan Wajib 6 Bulan
-
Pegawai BPS Asal Sleman Ditemukan Tewas Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Bali
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas