Bila telur ditemukan akan langsung dipindahkan ke lokasi penangkaran. Tempatnya ada di sebuah tanah lapang berpasir (egg hatching area). Di sana telur penyu ditimbun dan diberi tanda khusus yang berisi keterangan jenis penyu, jumlah telur, asal telur, tanggal dan nama adopter.
Adopsi penyu ini bisa dilakukan oleh siapapun yang datang ke Kurma Asih dan memberikan donasi sebagai tanda adopsi. Namun tentu ada syaratnya.
“Siapapun bisa mengadopsi sarang itu, dengan catatan. Tak boleh nanti setelah menetas penyunya dibawa pulang namun harus dirilis di sini,” ujarnya.
Untuk pelepasliaran sendiri tidak ada waktu khusus, namun Komang Gunawan mengatakan pagi dan sore adalah waktu yang tepat untuk melepasliarkan penyu.
Baca Juga: Layanan 5G Indosat Ooredoo Hutchison Kini Hadir di Bali Dukung G20
“Penyu-penyu ini layak dilepas, bukan layak hidup di sini, tegas Komang.
Bila Anda ingin berkunjung ke Kurma Asih, anda bisa datang secara cuma-cuma setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WITA untuk melihat dan mengadopsi penyu-penyu tersebut.
Berita Terkait
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
-
7 Potret Anita Hara Menikah dengan Jeson Siregar di Nusa Dua Bali
-
Bandara Ngurah Rai Tutup Total saat Nyepi 2025: Catat Jadwalnya!
-
Nyepi Tanpa Ogoh-Ogoh? Ini Tradisi Unik yang Wajib Diketahui
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan