SuaraBali.id - Setelah anak kandungya dikabarkan dirawat di RS Wangaya Denpasar karena diduga ditelantarkan, ayah kandung N, balita yang diduga disiksa dan dibuang di Jalan Sidakarya, Denpasar, Bali mendatangi RS Wangaya.
I Nyoman Gede Warga melihat kondisi anak kandungnya N sangat memprihatinkan akibat disiksa Yohanes Paulus Maniek Putra alias Jo (29) asal Noelbaki yang kini sudah mendekam di tahanan Polsek Denpasar Selatan.
Sebagaimana dipaparkan beritabali.com – jaringan suara.com, ayah kandung yang tinggal di Mengwi, Badung, Bali ini meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.
Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol I Made Teja Dwi Permana menuturkan bahwa kasus ini terungkap setelah pihaknya menggali informasi terkait penemuan balita N yang ditemukan telantar dan penuh luka di pinggir jalan Bedugul Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Selasa 19 Juli 2022.
Ayah kandung korban pun dicari dan diketahui ada di Mengwi. Pria ini datang ke RS Wangaya setelah menerima kabar melalui media sosial bahwa anaknya N di rawat di RSD Wangaya.
Gede Warga menuturkan pada polisi, ia sudah lama berpisah dengan mantan istri sirinya, Dwi Novita Murti alias Novi (33) dan anaknya sejak setahun lalu.
Bahkan dirinya mengaku tidak mengetahui dimana keberadaan Novi dan anaknya tersebut.
Berdasarkan pendalaman informasi, polisi menduga balita N dibuang oleh pelaku dan ibu korban di pinggir jalan Bedugul Sidakarya Denpasar Selatan pada Selasa 19 Juli 2002, beberapa jam sebelum ditemukan oleh warga sekitar.
"Jadi, Ibu dan bapak kandung korban sudah pisah ranjang sekitar setahun lalu. Pisah ranjang itu belum resmi cerai tetapi sudah tinggal beda rumah," ungkap Kompol Permana.
Baca Juga: Bak Adegan di Film, Aksi Pencurian Brankas Libatkan Pecatan TNI AD di Buleleng
Soal kondisi N, Kompol Permana sudah membaik namun masih perlu menjalani kesembuhan. Apalagi kondisi kaki korban yang memerlukan perawatan intensif karena tulang paha kanannya patah.
"Untuk psikis korban sudah membaik dan kemarin sudah bisa diajak ngobrol. Korban cerita, dia datang ke lokasi pembuangan bersama ibu dan bapaknya (Jo) naik motor," ujarnya.
Seperti diketahui, Gede Warga dan Novi sudah berpisah sejak 2019. Novi asal Banyuwangi, Jawa Timur itu pergi dari rumah di Mengwi, Badung, meninggalkan N yang baru berusia beberapa bulan.
Selama tahun 2019 hingga 2021, Novi sering datang ke rumah jenguk anaknya. Pertengahan 2021, Novi datang ke Mengwi membujuk korban beli es krim.
Namun keluarga tidak curiga, ternyata Novi membawa kabur N. Bahkan Gede Warga tidak bisa menghubungi nomor telepon Novi.
Gede Warga berusaha mencari anaknya hingga ke Banyuwangi tapi tidak ditemukan. Keluarga di sana bilang Novi ada di Surabaya.
Berita Terkait
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri