SuaraBali.id - Seorang pria bernama Lukas Gallu Beko (26), meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena mengelilingi Pulau Bali dengan memakai Stand Up Padleboard (berdiri di papan surfing sambil mendayung).
Penghargaan ini diterima pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur, di Denpasar, Bali, Minggu (17/7/2022).
Ia mendapat penghargaan sebagai The Longest Stand Up Padleboard Journey dari Museum Rekor Dunia-Indonesia di Pantai Mercure Denpasar, Bali.
Lukas menjadi orang pertama di Indonesia yang pernah mengelilingi pulau Bali dengan jarak tempuh 453,7 KM dalam waktu 16 hari dengan waktu tempuh 84,58 jam.
Baca Juga: Vincent Verhaag Yakin Ada Sindikat di Balik Penipuan Rental Mobil Yang Dialami Jessica Iskandar
Diceritakan bahwa Lukas memulai perjalanan pada Sabtu (2/7/2022) dari Sanur mengelilingi pulau Bali dengan menggunakan Stand Up Padleboard. Ia pun menuntaskan perjalanannya di Sanur pada Minggu 17/7/2022.
Lukas adalah seorang talent padle dari komunitas Stand Up Padleboard Bali yang telah berkompetisi di berbagai ajang nasional dan internasional
"Sebelumnya kami dua orang, saya dengan WNA Inggris bernama Mike. Tetapi, pada hari ke 12 Mike sudah tak bisa dan teman yang mengawasi kami dari perahu juga tidak mampu karena ombak tinggi. Persisnya, dari Negara sampai Sanur saya sendirian," kata Lukas usai menerima penghargaan MURI di Pantai Mercure, Denpasar, Bali.
Ajang seperti ini diakui Lukas telah beberapa kali diikuti terutama Stand Up Padleboard seperti Ajang BPJS Ketenagakerjaan Geopark Belitong Internasional Standup Padle and Kayak Marathon 2019, Singapur Open Cup 2019, Stand Up Padle Touring and race di pondok Prigi, Trenggalek, Jawa Timur tahun 2019 serta Stand Up Paddleboard Race di Bali.
Perwakilan MURI Bali Awan Rahargo mengatakan Lukas merupakan orang pertama atau kegiatan dia belum pernah dilakukan oleh orang lain di Indonesia dan dunia internasional.
Baca Juga: Nasi Bungkus Jepang Kuliner Baru Paling Diburu di Bali
"Kriteria kedua adalah kriteria superlatif menyangkut jumlah waktu dan juga hal-hal yang berkaitan dengan objek-objek dengan ukuran tertentu yang luar biasa yakni terpanjang dalam sejarah," kata dia.
Kriteria berikutnya adalah kriteria unik dan langka yakni sesuatu yang memang tidak dimiliki orang lain atau sesuatu kemampuan yang tidak bisa diikuti oleh orang lain.
"Kriteria MURI yang bisa dicatat sebagai rekor hari ini adalah kriteria olahraga superlatif yaitu di mana saudara Lukas Galuh Beko warga negara Indonesia telah berhasil seorang diri mampu mengelilingi Pulau Bali dengan jarak 453,7 KM dan ini suatu pencapaian luar biasa," kata Awan saat memberikan penghargaan kepada Lukas Gallu Beko.
Awan Rahargo meyakini belum pernah ada seseorang yang mampu berkeliling Pulau Bali dengan menggunakan Stand Up Padleboard seperti yang dilakukan oleh Lukas Gallu Beko.
"Dengan bangga dan hormat kami (MURI) berikan rekor ini dan kami akan naikkan grade-nya menjadi rekor dunia karena MURI memang pada beberapa kegiatan rekor itu selalu mencatat rekor-rekor yang tingkatnya nasional, tapi ini akan kita catat sebagai the world record," kata Awan.
Awan berharap rekor yang ditorehkan Lukas ini bisa membawa semangat kebanggaan dan memotivasi orang lain untuk berbuat hal yang sama.
Selain itu, kata Awan, penghargaan atas rekor yang dicatat Lukas bisa mengangkat harkat olahraga Paddle board di Indonesia supaya bisa menjadi salah satu olahraga pilihan nanti di ajang baik nasional maupun juga internasional. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Bali United Rebutan Dapat Jordi Amat dengan Raksasa Liga 1 Indonesia?
-
7 Potret Anita Hara Menikah dengan Jeson Siregar di Nusa Dua Bali
-
Bandara Ngurah Rai Tutup Total saat Nyepi 2025: Catat Jadwalnya!
-
Nyepi Tanpa Ogoh-Ogoh? Ini Tradisi Unik yang Wajib Diketahui
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan