SuaraBali.id - Aksi begal di kawasan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat menjadi atensi aparat terutama di kawasan wisata.
Seorang pelaku begal mengatakan bahwa dirinya mengincar pasangan muda-mudi yang kencan di lokasi wisata. Menurutnya ia beraksi dengan cara pura-pura minta sesuatu kepada calon korbannya.
Mirisnya bila permintaannya tidak dipenuhi ia akan pergi namun kembali disertai ancaman senjata tajam.
Z (28) salah satu pelaku begal mengaku dalam menjalankan aksinya dibantu seorang teman dengan berkeliling di lokasi wisata pada malam hari.
Salah satunya adalah ke pantai. Jika menemukan target, utama pasang muda-mudi, ia langsung meminta sesuatu.
“Sasaran kami orang yang kencan dan bergerak setelah Isya,” akunya usai pihak Polres Lotim menggelar konfrensi pers, Senin (20/6/2022).
Sementara uang hasil curiannya akan dipergunakan untuk kepentingan berdua. Ia juga mengaku menjalankan aksinya secara acak.
Sedangkan parang yang dipergunakan hanya untuk mendodong bukan melukai.
“Saya spontan aja pak, gak tau kalau korbannya luka,” kata pria yang memiliki stu orang anak ini.
Baca Juga: Kasus Malang PMI Ilegal Asal NTB Terus Terjadi, Gubernur Diminta Serius Melihat Persoalan
Dua pelaku begal tersebut yakni Z (28) dan MY (18) beraksi pada (13/6/2020) lalu pukul 20.30 wita di lokasi wisata Labuhan Haji. Ia pun berhasil dibekuk oleh TIM Puma Polres Lombok Timur.
“Kami dapat informasi pelaku setelah melakukan aksinya pada malam itu juga melakukan di lokasi lain, ini masih kami lakukan pendalaman,” kata Wakapolres Lotim Kompol Z Maghfur.
Menurut Maghfur, modus pelaku adalah berpura-pura meminta kantong plastik kepada dua sejoli yang sedang menikmati keindahan pantai.
Setelah permintaan pelaku tidak diikuti, pelaku sempat pergi dari lokasi dan tidak berselang lama pelaku kembali dengan menodong korban dan meminta telepon gengam.
“Korban mencoba melawan dan terluka di bagian tangan,” sambungnya.
Dari tangan pelaku polisi mengamankan satu buah senjata tajam yang digunakan saat beraksi dan uang tunai hasil penjualan telepon gengam milik korban.
Berita Terkait
-
Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah
-
Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
-
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Proyek Rp1,4 Triliun untuk Pangan dan Air Baku
-
Didampingi Teddy hingga Zulhas, Prabowo Bertolak ke NTB, Ini Agendanya
-
4 Tahun Kencan, IU dan Lee Jong-suk Dikonfirmasi Putus oleh Agensi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak